Honda merasa lega setelah akhiri proyek McLaren

dibagikan
komentar
Honda merasa lega setelah akhiri proyek McLaren
Oleh: Lawrence Barretto
12 Des 2017 13.50

Yusuke Hasegawa mengungkapkan bahwa Honda merasa lega setelah mengakhiri kerja sama yang penuh dengan masalah bersama tim Formula 1 McLaren.

Stoffel Vandoorne, McLaren Honda

Setelah tiga musim yang penuh dengan masalah tenaga dan reliabilitas, Honda dan McLaren akhirnya mengakhiri kemitraan mereka.

McLaren akan berganti ke mesin Renault, sementara Honda akan menjadi pemasok mesin bagi tim Toro Rosso.

"Lega? ya. Ada baiknya kami bisa fokus pada musim depan," ucap Hasegawa, yang berbicara sebelum dirinya tidak lagi menjabat di program mesin F1 Honda.

"Anda mungkin tidka percaya, tapi kami [McLaren-Honda] tidak pernah punya masalah pribadi. Kami punya hubungan yang sangat baik dengan McLaren.

"Saya tidak melihat ini sebagai awal yang baru. Sekarang kembali ke kami sendiri bagaimana caranya agar mesin bisa tampil lebih baik lagi.

"Tidak ada perubahan dalam hal itu. Kami masih berada di bawah tekanan besar, baik dari dalam maupun luar. Saya cukup percaya diri dengan kemitraan baru kami bersama Toro Rosso.

"Ini adalah tantangan baru. Mengumpulkan informasi lebih banyak sekaligus menjalin hubungan baru selalu menjadi hal yang menarik.

"Tapi seperti yang telah saya katakan, kami tidak berencana untuk mengubah konsep mesin. Jadi kami sudah memulai pengembangan mesin untuk tahun depan, dan tidak ada perbedaan besar."

Meski merasa lega, Hasegawa menyayangkan kemitraan McLaren-Honda tidak bisa berlanjut. Tapi Honda kini fokus untuk berusaha mengembalikan reputasi mereka.

"Tentu sangat disayangkan ketika mereka memutuskan beralih ke mesin lain untuk tahun depan," ujarnya kepada Motorsport.com.

"Tapi bagi mereka ini adalah bagian dari strategi, dan kami harus menghormatinya. Dan kami juga terus berusaha menjadi pabrikan mesin yang kuat, agar mereka atau tim lain akan memilih kami lagi di masa mendatang."

Slider
List

Yusuke Hasegawa, Head of Honda Motorsport and Eric Boullier, McLaren Racing Director at the McLaren

Yusuke Hasegawa, Head of Honda Motorsport and Eric Boullier, McLaren Racing Director at the McLaren
1/10

Foto oleh: Sutton Images

Yusuke Hasegawa, Bos Honda Motorsport, Eric Boullier, Direktur balap McLaren

McLaren MCL32 nose detail

McLaren MCL32 nose detail
2/10

Foto oleh: Sutton Images

Fernando Alonso, McLaren MCL32

Fernando Alonso, McLaren MCL32
3/10

Foto oleh: Andrew Hone / LAT Images

Fernando Alonso, McLaren MCL32

Yusuke Hasegawa, Head of Honda Motorsport

Yusuke Hasegawa, Head of Honda Motorsport
4/10

Foto oleh: Sutton Images

Yusuke Hasegawa

Stoffel Vandoorne, McLaren MCL32

Stoffel Vandoorne, McLaren MCL32
5/10

Foto oleh: Sutton Images

Fernando Alonso, McLaren MCL32

Fernando Alonso, McLaren MCL32
6/10

Foto oleh: Charles Coates / LAT Images

Stoffel Vandoorne, McLaren MCL32

Stoffel Vandoorne, McLaren MCL32
7/10

Foto oleh: Charles Coates / LAT Images

Yusuke Hasegawa, Senior Managing Officer, Honda, shakes hands with Franz Tost, Team Principal, Scude

Yusuke Hasegawa, Senior Managing Officer, Honda, shakes hands with Franz Tost, Team Principal, Scude
8/10

Foto oleh: Charles Coates / LAT Images

Yusuke Hasegawa, kepala Honda Motorsport, Franz Tost, team principal Toro Rosso

Lando Norris, McLaren MCL32

Lando Norris, McLaren MCL32
9/10

Foto oleh: Sutton Images

Lando Norris, McLaren MCL32

Lando Norris, McLaren MCL32
10/10

Foto oleh: Sutton Images

Artikel Formula 1 berikutnya
Eks kepala perancang mesin F1 Ferrari gabung Mercedes

Artikel sebelumnya

Eks kepala perancang mesin F1 Ferrari gabung Mercedes

Next article

Todt: Harap perhatikan pemasok mesin lama

Todt: Harap perhatikan pemasok mesin lama
Load comments

Tentang artikel ini

Kejuaraan Formula 1
Tim McLaren Shop Now
Penulis Lawrence Barretto
Tipe artikel Breaking news