Formula 1 2018

Eks kepala perancang mesin F1 Ferrari gabung Mercedes

Tim juara dunia Mercedes memperkuat struktur teknis mereka dengan merekrut mantan kepala perancang mesin Formula 1 Ferrari, Lorenzo Sassi.

Kimi Raikkonen, Ferrari SF70H

Mercedes telah menjuarai empat titel pembalap dan konstruktor secara beruntun sejak diperkenalkannya era turbo hibrida. Tapi pabrikan Jerman tersebut masih berusaha memperkokoh posisi mereka sebagai tim terbaik di F1.

Sementara rival terberat mereka, Ferrari, sebenarnya menunjukkan kemajuan yang cukup signifikan di musim 2017, khususnya pada performa mesin. Tapi hal itu tidak menyurutkan drama manajemen dalam skuat kuda jingkrak tersebut.

Ferrari kembali melepas salah satu ahli mesin mereka, Lorenzo Sassi, yang merupakan kepala perancang mesin 062. Setelah 11 tahun bekerja untuk skuat Maranello, ia akan hijrah ke tim Mercedes, mengikuti jejak Aldo Costa dan James Allison.

Sassi secara mengejutkan didepak oleh bos Ferrari, Sergio Marchionne, pada bulan Juli lalu. Ia masih menjalani masa "cuti kebun" sebelum bisa bekerja dalam pengarahan Andy Cowell di Brixworth, markas mesin Mercedes (High Performance Powertrains).

Karier Sassi berawal saat ia masih bekerja di Pusat Penelitian FIAT, di mana ia bertanggung jawab pada bagian dinamika fluida mesin.

1/10

Mattia Binotto, Chief Technical Officer, Ferrari

2/10

Andy Cowell dengan mesin Mercedes AMG F1 W06 Mercedes PU106-Type Hybrid

Foto oleh: Mercedes AMG

7/10

Foto oleh: Ferrari
Tulis komentar
Tampilkan komentar
Tentang artikel ini
Kejuaraan Formula 1
Tim Ferrari , Mercedes
Tipe artikel Breaking news
Tag berita f1
Topik Formula 1 2018