Kubica: Saya harus realistis soal peluang F1

Robert Kubica berkata bahwa ia masih realistis soal peluangnya kembali ke Formula 1, meski telah memberikan kesan positif saat mengemudikan mobil 2017.

Kubica terpaksa menghentikan kariernya di F1 setelah mengalami kecelakaan parah saat mengikuti reli pada 2011. Tapi pada hari kedua tes tengah musim di sirkuit Hungaroring kemarin (2/8), pembalap asal Polandia itu mencetak waktu tercepat keempat dan menorehkan total 142 putaran.

Bersama Renault, Kubica sebelumnya telah menjalani dua tes di Valencia dan Paul Ricard, menggunakan mobil tahun 2012.

Tim pabrikan asal Perancis itu memutuskan untuk menurunkan Kubica pada sesi tes resmi F1 pekan ini untuk menentukan apakah ia siap untuk kembali pada 2018.

Kubica, yang meraih satu kemenangan pada GP Kanada 2008, mengakui bahwa dirinya "tidak 100 persen senang" usai menjalani tes. Tapi ia tidak merasa kesakitan, dan justru bisa mengatasi tantangan fisik meski dalam kondisi panas dan lembab sepanjang 8 jam sesi berjalan.

"Saya ingin memiliki kesempatan lagi, tapi realitanya saya belum tahu dan kini kami harus menunggu dan melihat apa yang akan terjadi," ucap Kubica. "Jika kita membandingkan empat bulan yang lalu dengan sekarang, maka perbedaan tersebut terasa besar dan terjadi secara singkat.

"Jadi jika dalam tiga bulan saya bisa meningkatkan diri, maka apapun bisa terjadi. Tapi kami harus realistis, tidak ada yang mudah.

"Untuk sekarang, target saya adalah untuk bisa memegang suatu peran di F1 – jika saya bisa dan jika saya punya peluang. Tapi saya tidak tahu. Satu hal yang pasti, jika semua itu tidak terjadi, maka saya tidak akan kecewa karena saya memang melihat semua ini dengan pandangan realistis."

 

Tulis komentar
Tampilkan komentar
Tentang artikel ini
Kejuaraan Formula 1
Pembalap Robert Kubica
Tim Renault F1 Team
Tipe artikel Breaking news