Lauda tinggalkan rumah sakit setelah dua bulan perawatan

dibagikan
komentar
Lauda tinggalkan rumah sakit setelah dua bulan perawatan
Scott Mitchell
Oleh: Scott Mitchell
25 Okt 2018 02.23

Dua bulan setelah operasi transplantasi paru-paru, tiga kali juara dunia Formula 1, Niki Lauda, telah diizinkan keluar dari rumah sakit.

Agustus lalu, Lauda harus menjalani operasi di Rumah Sakit AKH Wina di Austria setelah jatuh sakit saat berlibur di Ibiza.

Setelah dua bulan lebih dirawat, pihak rumah sakit membenarkan bahwa salah satu petinggi tim Formula 1 Mercedes tersebut dalam kondisi yang baik dan telah diizinkan untuk pulang ke rumah.

Mereka juga mengabarkan bahwa Lauda sekarang akan menjalani proses "rehabilitasi intensif" selama "beberapa minggu".

Pihak rumah sakit mengonfirmasi Lauda yang kini berumur 69 tahun akan tetap mendapat bantuan dari tim yang menangani operasi transplantasi paru-parunya.

Sebelumnya, Lauda sempat menjalani terapi imunosupresif dan kondisi pernapasannya sempat "menunjukkan peningkatan signifikan" oleh kepala pulmonologi AKH Wina, Marco Idzko.

Namun penyakit paru akut menyerangnya, di mana sel-sel imun yang berasal dari darah berpindah dan justru merusak jaringan di paru-paru.

Pada tahap tersebut, harapan hidup Lauda sempat diperkirakan hanya beberapa hari atau minggu saja. Oleh sebab itu pihak rumah sakit mempercepat proses persiapan operasi transplantasi.

Pihak rumah sakit juga menegaskan perawatan yang dijalani Lauda bukan peninggalan dari cedera paru-paru yang ia alami setelah kecelakaan parah di Nordschleife 1976.

Slider
List

Niki Lauda, Ferrari 312T2

Niki Lauda, Ferrari 312T2
1/10

Foto oleh: Rainer W. Schlegelmilch

Toto Wolff, Executive Director, Mercedes AMG, Emilia Bottas, Niki Lauda, Non-Executive Chairman, Mercedes AMG

Toto Wolff, Executive Director, Mercedes AMG, Emilia Bottas, Niki Lauda, Non-Executive Chairman, Mercedes AMG
2/10

Foto oleh: Steve Etherington / LAT Images

Mansour Ojjeh, McLaren, Niki Lauda, Mercedes AMG F1 Non-Executive Chairman, Michael Douglas, Aktor

Mansour Ojjeh, McLaren, Niki Lauda, Mercedes AMG F1 Non-Executive Chairman, Michael Douglas, Aktor
3/10

Foto oleh: Mark Sutton / Sutton Images

Niki Lauda, Non-Executive Chairman, Mercedes AMG

Niki Lauda, Non-Executive Chairman, Mercedes AMG
4/10

Foto oleh: Steve Etherington / LAT Images

Niki Lauda, Non-Executive Chairman, Mercedes AMG, Valtteri Bottas, Mercedes AMG F1

Niki Lauda, Non-Executive Chairman, Mercedes AMG, Valtteri Bottas, Mercedes AMG F1
5/10

Foto oleh: Steve Etherington / LAT Images

Niki Lauda, Mercedes AMG F1 Non-Executive Chairman and Bernie Ecclestone

Niki Lauda, Mercedes AMG F1 Non-Executive Chairman and Bernie Ecclestone
6/10

Foto oleh: Sutton Images

Niki Lauda, Mercedes AMG F1 Non-Executive Chairman and Chase Carey, Chief Executive Officer and Exec

Niki Lauda, Mercedes AMG F1 Non-Executive Chairman and Chase Carey, Chief Executive Officer and Exec
7/10

Foto oleh: Sutton Images

Niki Lauda, Mercedes AMG F1 Non-Executive Chairman

Niki Lauda, Mercedes AMG F1 Non-Executive Chairman
8/10

Foto oleh: Sutton Images

Niki Lauda, Ferrari 312T2 terbakar setelah menabrak di tikungan Bergwerk

Niki Lauda, Ferrari 312T2 terbakar setelah menabrak di tikungan Bergwerk
9/10

Foto oleh: Uncredited Uncredited

Niki Lauda, Ferrari 312T2

Niki Lauda, Ferrari 312T2
10/10

Foto oleh: LAT Images

Next article
Kurangi data tim bisa buat balapan F1 lebih seru?

Artikel sebelumnya

Kurangi data tim bisa buat balapan F1 lebih seru?

Next article

Eksklusif: Raikkonen sebut musim 2018 "lebih menyenangkan"

Eksklusif: Raikkonen sebut musim 2018 "lebih menyenangkan"
Muat komentar

Tentang artikel ini

Kejuaraan Formula 1
Pembalap Niki Lauda
Tim Mercedes Shop Now
Penulis Scott Mitchell
Tipe artikel Breaking news