RESMI: McLaren pakai mesin Renault mulai F1 2018

McLaren akhirnya mengonfirmasi akan mengakhiri kemitraan mereka bersama Honda dan beralih ke mesin Renault untuk musim Formula 1 2018.

Kemitraan McLaren-Honda sempat menjadi salah satu yang kombinasi terkuat dalam sejarah F1 – Ayrton Senna dan Alain Prost berbagi 15 kemenangan dari 16 balapan pada 1988.

Tapi sejak keduanya melakukan reuni pada 2015, kerja sama tersebut belum mampu membuahkan hasil memuaskan. Jangankan gelar juara dunia, McLaren-Honda juga tidak pernah mencetak hasil podium. Masalah daya tahan dan kurangnya tenaga mesin kerap menghantui mereka di tiap gelaran Grand Prix.

Drama mesin yang dimulai sejak awal pra-musim 2017 menjadi pemicu keretakan hubungan antara McLaren dan Honda. Ultimatum yang dikeluarkan bos tim, Zak Brown, dan salah satu pembalap utama mereka, Fernando Alonso, menjadi batas akhir kesabaran McLaren.

Kemitraan McLaren-Honda akhirnya berakhir. Skuat Woking itu kini beralih ke pabrikan mobil asal Perancis, Renault.

"Pengumuman ini diharapkan bisa memberikan kestabilan yang kami butuhkan untuk bisa melangkah maju dengan sasis dan program teknis di musim 2018 tanpa ada keraguan," ucap Brown dalam pernyataan resmi.

"Sebagai organisasi, McLaren selalu bekerja keras untuk berupaya membangun jalinan kerja sama yang bisa bertahan lama dengan para mitra teknis kami. Kami yakin, kami bisa membawa nilai yang nyata untuk Renault Sport Racing. Bersama-sama kami ingin mengembangkan unit mesin ini agar bisa menjadi pesaing juara balapan secara reguler."

Sementara direktur pengelola tim Renault, Cyril Abiteboul, mengaku antusias bisa menjalin kerja sama dengan nama bersejarah lainnya di Formula 1.

"Kami senang bisa mengonfirmasi kemitraan baru untuk Renault Sport Racing dan McLaren Racing. Kami juga antusias untuk memulai lembaran baru bagi dua merek bersejarah di Formula 1, yang akan bekerja bersama-sama untuk pertama kalinya," ujar Abiteboul.

Tulis komentar
Tampilkan komentar
Tentang artikel ini
Kejuaraan Formula 1
Tim McLaren , Renault F1 Team
Tipe artikel Breaking news
Tag berita f1, musim 2018