Bersama Honda, McLaren sempat takut kehilangan staf

dibagikan
komentar
Bersama Honda, McLaren sempat takut kehilangan staf
Oleh: Lawrence Barretto
14 Des 2017 08.37

Direktur balap McLaren, Eric Boullier, mengaku sempat khawatir akan ditinggal banyak staf setelah Honda kembali mengalami kesulitan pada awal tes pramusim Formula 1 2017.

Stoffel Vandoorne, McLaren MCL32

Honda merombak rancangan mesin mereka sepanjang jeda musim dingin. Tapi masalah pada sistem oli terbukti hanya menjadi awal dari rangkaian kerusakan yang terjadi saat tes pramusim.

Di saat itulah Boullier menyadari bahwa 2017 akan kembali menjadi musim yang penuh dengan kesulitan bagi McLaren. Ia juga khawatir hal tersebut akan berdampak negatif pada moral tim.

"Saya menemui manajemen, memperlihatkan mereka data dan berkata bahwa kami tidak bisa kembali menjalani musim yang sulit," ucap Boullier.

"Kami mengalami tahun pertama yang sulit bersama Honda, dan begitu juga di tahun kedua. Kami mengira akan mendapat kemajuan progres, tapi hasil tes Barcelona menunjukkan bahwa kami justru akan mengalami kemunduran. Itu tidak bisa kami terima.

"Tentu saya memperingatkan mereka akan munculnya konsekuensi jika kami harus melewati satu tahun lagi tanpa hasil.

"Kami punya tim baru, yang dibangun sepanjang tiga tahun terakhir: orang-orang baru, orang-orang yang sangat kompetitif, dan terbiasa dengan kemenangan. Dan kami dalam bahaya kehilangan mereka.

"Para pembalap memang merupakan wajah dari sebuah tim, tapi bagi saya, bahaya yang sebenarnya adalah jika kami kehilangan staf. Itulah yang menjadi topik diskusi di awal musim."

Setelah tiga musim yang penuh drama sejak 2015, McLaren akhirnya mengakhiri kemitraan mereka dengan Honda dan beralih ke mesin Renault untuk musim 2018 mendatang. Sementara Honda menjadi pemasok mesin baru bagi Toro Rosso.

Slider
List

Eric Boullier, McLaren Racing Director

Eric Boullier, McLaren Racing Director
1/10

Foto oleh: Sutton Images

Eric Boullier, McLaren Racing Director

Fernando Alonso, McLaren MCL32

Fernando Alonso, McLaren MCL32
2/10

Foto oleh: Charles Coates / LAT Images

Fernando Alonso, McLaren, Zak Brown, Executive Director, McLaren Technology Group

Fernando Alonso, McLaren, Zak Brown, Executive Director, McLaren Technology Group
3/10

Foto oleh: Steven Tee / LAT Images

Fernando Alonso, McLaren MCL32

Fernando Alonso, McLaren MCL32
4/10

Foto oleh: Sutton Images

Fernando Alonso, McLaren MCL32

Fernando Alonso, McLaren MCL32
5/10

Foto oleh: Zak Mauger / LAT Images

Fernando Alonso, McLaren MCL32

Fernando Alonso, McLaren MCL32
6/10

Foto oleh: Zak Mauger / LAT Images

Yusuke Hasegawa, Head of Honda Motorsport and Eric Boullier, McLaren Racing Director at the McLaren

Yusuke Hasegawa, Head of Honda Motorsport and Eric Boullier, McLaren Racing Director at the McLaren
7/10

Foto oleh: Sutton Images

Yusuke Hasegawa, Bos Honda Motorsport, Eric Boullier, Direktur balap McLaren

Stoffel Vandoorne, McLaren MCL32

Stoffel Vandoorne, McLaren MCL32
8/10

Foto oleh: Zak Mauger / LAT Images

Stoffel Vandoorne, McLaren, is attended to by mechanics in the pit lane

Stoffel Vandoorne, McLaren, is attended to by mechanics in the pit lane
9/10

Foto oleh: Joe Portlock / LAT Images

Fernando Alonso, McLaren MCL32

Fernando Alonso, McLaren MCL32
10/10

Foto oleh: Glenn Dunbar / LAT Images

Artikel Formula 1 berikutnya
GPDA: Semua pembalap aktif F1 bersatu cegah campur tangan politik

Artikel sebelumnya

GPDA: Semua pembalap aktif F1 bersatu cegah campur tangan politik

Next article

Layout mesin Honda tantangan bagi Toro Rosso

Layout mesin Honda tantangan bagi Toro Rosso
Load comments

Tentang artikel ini

Kejuaraan Formula 1
Tim McLaren Shop Now
Penulis Lawrence Barretto
Tipe artikel Breaking news