McLaren jadi "tekanan positif" untuk Renault di 2018

Penasihat tim Formula 1 Renault, Alain Prost, berkata bahwa kesepakatan yang tercapai dengan McLaren untuk musim 2018 akan menjadi "tekanan positif" bagi skuat pabrikan Perancis tersebut.

McLaren jadi "tekanan positif" untuk Renault di 2018
Carlos Sainz Jr., Renault Sport F1 Team RS17 and Stoffel Vandoorne, McLaren MCL32

McLaren akan beralih ke mesin Renault mulai musim depan setelah tiga musim yang mengecewakan bersama Honda.

Hal tersebut membuat sejumlah pengamat bertanya mengapa Renault bersedia memasok mesin ke tim rival. Tapi menurut Prost, langkah dari pabrikan Perancis tersebut akan membawa keuntungan.

"Tentu ini akan menjadi tekanan," ujar Prost kepada Motorsport.com. "Karena akan ada tambahan satu tim lagi yang bersaing dengan kami.

"Tapi kami semua tahu dan berharap ini akan menjadi tekanan yang positif, sebuah dorongan bahwa kami harus mengalahkan semua kompetitor."

Prost berujar bahwa Renault telah meraih progres bagus sepanjang 2017, dan lompatan satu posisi pada klasemen akhir di penghujung musim menjadi sebuah bonus.

"Jika Anda melihat keseluruhan musim ini, peringkat keenam sebenarnya tidak terlalu jelek," tambahnya. "Di penghujung paruh kedua musim, kami tinggal sedikit lagi untuk bisa menjadi tim terkuat keempat dari segi performa.

"Kami mengalami masalah daya tahan, dan ketika hal seperti itu terjadi, maka performa juga menjadi turun.

"Ini bukan alasan. Tapi apa yang telah kami perlihatkan di Abu Dhabi, ketika kami berhasil melakukan semuanya dengan benar, itu menjadi bukti dari kemampuan kami.

"Jarak dengan tim-tim papan atas masih terlalu besar. Tapi setidaknya dengan awal seperti ini, kita bisa membuat semuanya lebih baik. Jadi ini sangat positif."

Alain Prost, Renault Sport F1 Team Special Advisor
Alain Prost, Renault Sport F1 Team Special Advisor
1/10

Foto oleh: Sutton Images

Alain Prost, Renault Sport F1 Team
Carlos Sainz Jr., Renault Sport F1 Team RS17 with aero sensors
Carlos Sainz Jr., Renault Sport F1 Team RS17 with aero sensors
2/10

Foto oleh: Sutton Images

Carlos Sainz Jr., Renault Sport F1 Team and Nico Hulkenberg, Renault Sport F1 Team at the Renault Te
Carlos Sainz Jr., Renault Sport F1 Team and Nico Hulkenberg, Renault Sport F1 Team at the Renault Te
3/10

Foto oleh: Sutton Images

Jean Alesi and Alain Prost
Jean Alesi and Alain Prost
4/10

Foto oleh: Sam Bloxham / Motorsport Images

Jean Alesi, Alain Prost
Nico Hulkenberg, Renault Sport F1 Team RS17
Nico Hulkenberg, Renault Sport F1 Team RS17
5/10

Foto oleh: Charles Coates / Motorsport Images

Carlos Sainz Jr., Renault Sport F1 Team RS17
Carlos Sainz Jr., Renault Sport F1 Team RS17
6/10

Foto oleh: Zak Mauger / Motorsport Images

Carlos Sainz Jr., Renault Sport F1 Team RS17 with Aero Sensors
Carlos Sainz Jr., Renault Sport F1 Team RS17 with Aero Sensors
7/10

Foto oleh: Sutton Images

Nico Hulkenberg, Renault Sport F1 Team RS17
Nico Hulkenberg, Renault Sport F1 Team RS17
8/10

Foto oleh: Sutton Images

Nico Hulkenberg, Renault Sport F1 Team RS17
Nico Hulkenberg, Renault Sport F1 Team RS17
9/10

Foto oleh: Zak Mauger / Motorsport Images

Nico Hulkenberg, Renault Sport F1 Team RS17 sparks
Nico Hulkenberg, Renault Sport F1 Team RS17 sparks
10/10

Foto oleh: Sutton Images

dibagikan
komentar
Ricciardo: Kualifikasi adalah kelemahan saya pada 2017

Artikel sebelumnya

Ricciardo: Kualifikasi adalah kelemahan saya pada 2017

Artikel berikutnya

Mesin F1 Mercedes sudah tembus 1.000 dk?

Mesin F1 Mercedes sudah tembus 1.000 dk?
Muat komentar