Mercedes bantah gunakan taktik "pit stop tipuan"

dibagikan
komentar
Mercedes bantah gunakan taktik
Adam Cooper
Oleh: Adam Cooper
4 Sep 2018 11.32

Bos tim Formula 1 Mercedes, Toto Wolff, membantah timnya menggunakan taktik "pit stop tipuan" selama balapan GP Italia.

Ketika pembalap Ferrari dan pemimpin balapan, Kimi Raikkonen, masuk ke pit lane, terlihat para mekanik Mercedes juga bersiap-siap di sekitar kotak pit mereka. Tapi Hamilton ternyata tidak mengikuti lawannya tersebut dan memutuskan bertahan di trek.

Salah satu komentator F1, Paul di Resta, bahkan menyebut alasan lain para mekanik Mercedes berhamburan keluar ke pit lane adalah untuk menghambat laju Raikkonen karena lokasi garasi Ferrari berada persis setelah garasi Mercedes. Namun Wolff berkata bahwa Hamilton memang sempat direncanakan masuk ke pit.

"Itu bukan tipuan," kata Wolff saat mendapat pertanyaan dari Motorsport.com. "Kami bersiap untuk melakukan yang sebaliknya. Jika Kimi tidak pit maka kami yang melakukannya. Jadi itu bukan tipuan, melainkan untuk persiapan."

Baca Juga:

Hamilton sendiri juga membenarkan bahwa pada saat itu ada kemungkinan ia melakukan pit stop

"Komunikasi menjadi sangat penting antara saya dan tim," ujar Hamilton. "Saya sempat mengira akan dipanggil masuk ke pit untuk melakukan undercut [strategi pit lebih awal], tapi itu tidak terjadi."

Berdasarkan regulasi F1, dinyatakan bahwa kru atau mekanik tim dilarang memasuki area pit lane kecuali di saat mobil mereka memang sedang berhenti. Tapi direktur balap FIA, Charlie Whiting, menjelaskan bahwa peraturan tersebut tidak bersifat mengikat.

"Itu adalah bagian dari kompetisi," ucap Whiting. "Kami memang tidak suka ketika personel tim berkeliaran di pit lane jika mereka tidak melakukan pit stop, atau berpura-pura akan melakukan pit stop. Jika mereka melakukan itu di setiap lap, mungkin kami akan mengatakan sesuatu.

“Tapi mungkin saja mereka memang berubah pikiran dan membatalkan pit stop. Jadi kecuali ada pelanggaran serius, kami tidak akan melakukan apa-apa terhadap itu."

Namun Whiting memahami pihaknya akan mengambil langkah yang lebih serius jika ada dugaan tim mencoba menghambat pit stop tim rival.

Slider
List

Para mekanik Mercedes AMG F1 bersiap di kotak pit

Para mekanik Mercedes AMG F1 bersiap di kotak pit
1/10

Foto oleh: Mark Sutton / Sutton Images

Para mekanik Mercedes AMG F1 bersiap di kotak pit

Para mekanik Mercedes AMG F1 bersiap di kotak pit
2/10

Foto oleh: Steven Tee / LAT Images

Lewis Hamilton, Mercedes AMG F1 W09, pit stop

Lewis Hamilton, Mercedes AMG F1 W09, pit stop
3/10

Foto oleh: Steven Tee / LAT Images

Lewis Hamilton, Mercedes AMG F1 W09, pit stop

Lewis Hamilton, Mercedes AMG F1 W09, pit stop
4/10

Foto oleh: Steven Tee / LAT Images

Lewis Hamilton, Mercedes AMG F1 W09, pit stop

Lewis Hamilton, Mercedes AMG F1 W09, pit stop
5/10

Foto oleh: Mark Sutton / Sutton Images

Lewis Hamilton, Mercedes AMG F1 W09, pit stop

Lewis Hamilton, Mercedes AMG F1 W09, pit stop
6/10

Foto oleh: Steven Tee / LAT Images

Lewis Hamilton, Mercedes AMG F1 W09

Lewis Hamilton, Mercedes AMG F1 W09
7/10

Foto oleh: Zak Mauger / LAT Images

Toto Wolff, Executive Director, Mercedes AMG

Toto Wolff, Executive Director, Mercedes AMG
8/10

Foto oleh: Steve Etherington / LAT Images

Kimi Raikkonen, Ferrari SF71H, pit stop

Kimi Raikkonen, Ferrari SF71H, pit stop
9/10

Foto oleh: Sam Bloxham / LAT Images

Kimi Raikkonen, Ferrari SF71H, pit stop

Kimi Raikkonen, Ferrari SF71H, pit stop
10/10

Foto oleh: Steven Tee / LAT Images

Artikel Formula 1 berikutnya
Super Formula targetkan rekor Senna di Okayama

Artikel sebelumnya

Super Formula targetkan rekor Senna di Okayama

Next article

McLaren sarankan Toro Rosso rekrut Vandoorne

McLaren sarankan Toro Rosso rekrut Vandoorne
Load comments

Tentang artikel ini

Kejuaraan Formula 1
Event GP Italia
Pembalap Lewis Hamilton Shop Now
Tim Mercedes Shop Now
Penulis Adam Cooper
Tipe artikel Breaking news