Mercedes masih ada kelemahan, Hamilton waspadai sisa 2017

Meski berhasil memperbesar jarak keunggulan di klasemen, Lewis Hamilton tidak ingin menganggap remeh sisa balapan musim Formula 1 2017

Mercedes masih ada kelemahan, Hamilton waspadai sisa 2017
Lewis Hamilton, Mercedes AMG F1 F1 W08
Race winner Lewis Hamilton, Mercedes AMG F1, third place Valtteri Bottas, Mercedes AMG F1, celebrate
Lewis Hamilton, Mercedes AMG F1 W08, Daniel Ricciardo, Red Bull Racing RB13
Lewis Hamilton, Mercedes AMG F1 F1 W08
Lewis Hamilton, Mercedes AMG F1 F1 W08
Lewis Hamilton, Mercedes AMG F1 F1 W08

Hamilton memang mengklaim kemenangan di GP Singapura, tapi Mercedes kerap kesulitan saat tampil di sirkuit dengan tuntutan downforce tinggi seperti Marina Bay.

Ferrari finis 1-2 di Monako dan Hongaria, dan di Singapura, Sebastian Vettel meraih pole position – sebelum tersingkir akibat kecelakaan selepas start. Sementara Hamilton terpaut 0,635 detik lebih lambat di posisi start kelima, dan rekan setimnya, Valtteri Bottas terpaut 1,319 detik di belakang Vettel.

"Di kondisi kering, kami sebenarnya tercecer. Jadi saat kami bisa memenangi balapan di sirkuit yang menjadi kelemahan kami – selain Monako, itu tentunya menjadi hasil yang bagus," ucap Hamilton.

"Kami harus tetap waspada dan terus mencoba memaksimalkan semua potensi mobil.

Meski Hamilton kini menikmati keunggulan 28 poin atas Vettel di klasemen, Hamilton tetap mengantisipasi persaingan yang ketat hingga balapan terakhir tahun ini.

"Di Malaysia, saya pikir kami akan baik-baik saja," tambahnya. "Jepang mungkin bisa berjalan ketat, karena sirkuitnya menuntut downforce tinggi. Red Bull sangat, sangat kuat di sana – yang pasti kami bukan tim terkuat di sana.

"Untuk Austin saya pikir kami akan baik-baik saja. Saya pikir Brasil akan menjadi tempat di mana tim-tim rival, Ferrari khususnya, tampil cukup kuat. Saya pikir persaingan akan berjalan ketat di beberapa balapan yang akan datang.

"Sungguh sulit untuk diprediksi. Di Meksiko misalnya, karena di sana sangat tinggi [dari permukaan laut], dan tidak banyak hambatan udara, mungkin mobil-mobil yang memiliki downforce lebih besar bisa unggul di depan kami.

"Tapi ini masih perkiraan saja. Kita akan tahu jelasnya begitu tiba di sirkuit."

dibagikan
komentar
Mercedes dan Ferrari beda strategi ban di GP Malaysia

Artikel sebelumnya

Mercedes dan Ferrari beda strategi ban di GP Malaysia

Artikel berikutnya

Honda adalah bencana bagi McLaren - Boullier

Honda adalah bencana bagi McLaren - Boullier
Muat komentar

Tentang artikel ini

Kejuaraan Formula 1
Pembalap Lewis Hamilton
Tim Mercedes
Penulis Ben Anderson