Meski dicurigai Ferrari, FIA anggap desain pelek Mercedes legal

dibagikan
komentar
Meski dicurigai Ferrari, FIA anggap desain pelek Mercedes legal
Jonathan Noble
Oleh: Jonathan Noble
18 Okt 2018 08.03

Desain unik pelek mobil Mercedes dinyatakan legal oleh FIA, menyusul kecurigaan dan permintaan klarifikasi dari rival, Ferrari.

Motorsport.com mendapat informasi bahwa Ferrari meminta FIA untuk memeriksa legalitas desain pelek ban belakang yang digunakan Mercedes dalam beberapa balapan belakangan ini.

Ferrari secara khusus ingin mengetahui mengapa Mercedes diizinkan memakai desain pelek yang berlubang. Karena mereka menilai konsep Mercedes memiliki kemiripan dengan yang pernah diperkenalkan Red Bull tapi kemudian dilarang pada perhelatan GP Kanada 2012.

Alasan FIA melarang desain Red Bull waktu itu adalah karena mereka menganggap udara yang mengalir dari pipa pendingin rem dan kemudian keluar lewat bagian luar pelek adalah sebuah perangkat aerodinamika yang bergerak, sesuatu yang dilarang di regulasi.

Red Bull RB8 blown axle, red shows airflow ejected as axle rotates (blue arrow)

Blown axle Red Bull RB8

Ilustrasi oleh: Giorgio Piola

Bagaimana dengan Mercedes?

Bangkitnya performa Mercedes setelah GP Belgia membuat perhatian tertuju pada desain baru pelek ban belakang yang diyakini telah membantu Mercedes dalam pengelolaan suhu ban.

Di Spa-Francorchamps, Mercedes terlihat menambahkan semacam kerutan di sekitar dinding pelek untuk membantu pendinginan ban belakang.

Mercedes AMG F1 W09 rim detail

Detail pelek Mercedes AMG F1 W09

Foto oleh: Giorgio Piola

Mercedes kemudian melanjutkan inovasi mereka dengan memodifikasi suspensi dan desain as roda (bawah) pada gelaran GP Singapura. Meski tidak diunggulkan, Mercedes secara tidak terduga mampu keluar sebagai pemenang di Marina Bay.

Mercedes AMG F1 W09 brakes duct

Brake duct Mercedes AMG F1 W09

Foto oleh: Giorgio Piola

Menariknya Mercedes kedapatan ikut menambahkan lubang di sekitar bagian dalam pelek, seperti yang terlihat dari foto di bawah ini.

Pirelli tyre detail

Detail ban Pirelli

Foto oleh: Giorgio Piola

Keberadaan lubang-lubang ini mengingatkan kita pada desain Red Bull yang dilarang pada 2012.

Red Bull RB8 front wheel detail, yellow apertures allow airflow pushed out through hollow axle to escape

Detail roda depan Red Bull RB8

Ilustrasi oleh: Giorgio Piola

Konsep blown axle yang pertama kali diterapkan Williams pada 2013 bertujuan untuk mengalirkan udara lewat sebuah saluran atau lubang yang tidak bergerak (ilustrasi bawah). Ini dianggap legal karena lubang yang dimaksud tidak berputar.

Williams FW35 front brake duct, captioned

Brake duct Williams FW35

Ilustrasi oleh: Giorgio Piola

Mengetahui desain unik pelek Mercedes, Ferrari kemudian berkonsultasi dengan FIA untuk meminta kejelasan. Karena jika desain tersebut memang diizinkan, maka skuat Maranello bisa segera mencari solusi untuk mobil mereka sendiri.

Setelah pemeriksaan, FIA menyimpulkan bahwa apa yang dilakukan Mercedes berbeda jauh dari desain pada mobil Red Bull 2012. Dengan demikian desain baru pelek mobil W09 dinyatakan masih sesuai dengan regulasi.

Ini bukanlah pertama kalinya Mercedes dan Ferrari saling curiga. Sebelumnya sistem baterai ganda milik Ferrari juga dipertanyakan kubu Panah Perak.

Laporan tambahan oleh Franco Nugnes dan Giorgio Piola

Slider
List

Lewis Hamilton, Mercedes AMG F1 W09 EQ Power+

Lewis Hamilton, Mercedes AMG F1 W09 EQ Power+
1/10

Foto oleh: Glenn Dunbar / LAT Images

Lewis Hamilton, Mercedes AMG F1 W09 EQ Power+

Lewis Hamilton, Mercedes AMG F1 W09 EQ Power+
2/10

Foto oleh: Steve Etherington / LAT Images

Lewis Hamilton, Mercedes AMG F1 W09

Lewis Hamilton, Mercedes AMG F1 W09
3/10

Foto oleh: Glenn Dunbar / LAT Images

Valtteri Bottas, Mercedes AMG F1 W09 EQ Power+

Valtteri Bottas, Mercedes AMG F1 W09 EQ Power+
4/10

Foto oleh: Steve Etherington / LAT Images

Valtteri Bottas, Mercedes AMG F1 W09 EQ Power+

Valtteri Bottas, Mercedes AMG F1 W09 EQ Power+
5/10

Foto oleh: Glenn Dunbar / LAT Images

Valtteri Bottas, Mercedes AMG F1 W09 EQ Power+

Valtteri Bottas, Mercedes AMG F1 W09 EQ Power+
6/10

Foto oleh: Glenn Dunbar / LAT Images

Valtteri Bottas, Mercedes AMG F1 W09 EQ Power+

Valtteri Bottas, Mercedes AMG F1 W09 EQ Power+
7/10

Foto oleh: Glenn Dunbar / LAT Images

Lewis Hamilton, Mercedes AMG F1 W09

Lewis Hamilton, Mercedes AMG F1 W09
8/10

Foto oleh: Steven Tee / LAT Images

Lewis Hamilton, Mercedes AMG F1 W09

Lewis Hamilton, Mercedes AMG F1 W09
9/10

Foto oleh: Andy Hone / LAT Images

Lewis Hamilton, Mercedes AMG F1 W09 EQ Power+

Lewis Hamilton, Mercedes AMG F1 W09 EQ Power+
10/10

Foto oleh: Glenn Dunbar / LAT Images

Next article
Skenario Hamilton amankan titel di GP Amerika Serikat

Artikel sebelumnya

Skenario Hamilton amankan titel di GP Amerika Serikat

Next article

Jadwal lengkap F1 GP Amerika Serikat 2018

Jadwal lengkap F1 GP Amerika Serikat 2018
Muat komentar

Tentang artikel ini

Kejuaraan Formula 1
Tim Mercedes Shop Now
Penulis Jonathan Noble
Tipe artikel Breaking news