Monza harus jadi standar penyelenggaraan Grand Prix F1

dibagikan
komentar
Monza harus jadi standar penyelenggaraan Grand Prix F1
Adam Cooper
Oleh: Adam Cooper
7 Sep 2017 11.05

Bos komersial Formula 1, Sean Bratches, percaya bahwa Monza bisa dijadikan sebagai standar baru penyelenggaraan Grand Prix setelah berhasil mengklaim rekor jumlah penonton.

Confetti and streamers fall around the huge crowd of Ferrari fans gathered for the podium ceremony
Gunther Steiner speaking to Sean Bratches
Podium: race winner Lewis Hamilton, Mercedes AMG F1, second place Valtteri Bottas, Mercedes AMG F1,
Podium celebration atmosphere
Podium: race winner Lewis Hamilton, Mercedes AMG F1, second place Valtteri Bottas, Mercedes AMG F1,
Ferrari fans in the crowd

Pemegang hak komersial F1, Liberty Media, mengumumkan rekor 185.000 jumlah penonton yang hadir langsung sepanjang empat hari gelaran GP Italia pekan lalu.

Meski menyadari status istimewa Monza – sebagai sirkuit legendaris dan kandang Ferrari, Bratches berharap bisa melihat kemeriahan yang serupa di tempat-tempat lain.

Ia mengungkapkan, dari 20 Grand Prix di kalender, hanya ada "empat atau lima" yang benar-benar serius menggarap strategi promosi.

"Saya pikir gairah, emosi, energi dan kegembiraan dari para fans di Monza sungguh sangat mengesankan," ucap Bratches kepada Motorsport.com.

"Grand Prix yang hebat, tidak hanya dari sisi bisnis, tapi juga personal. Di Zona Fans kita melihat semua orang sangat antusias, dan saya sangat senang dengan hal itu.

"Tapi niat kami adalah membuat sebuah template bagi para promotor kami, untuk membantu memulai kegiatan mereka."

"Berdasarkan definisi, tugas promotor harusnya melakukan sebuah promosi, dan saya pikir kami harus mendorong mereka untuk melakukan hal tersebut.

"Kami memiliki 20 promotor, tapi hanya ada empat atau lima yang benar-benar promotor. Sisanya hanya sekolompok penggemar atau staf pemerintah setempat.

"Kami ingin menaikkan standar mereka, dan Monza seharusnya bisa menjadi patokan bagi mereka."

Artikel Formula 1 berikutnya
Renault jelaskan rencana perbaikan daya tahan

Artikel sebelumnya

Renault jelaskan rencana perbaikan daya tahan

Next article

Sainz ke Renault, Kubica jadi kandidat Williams?

Sainz ke Renault, Kubica jadi kandidat Williams?
Load comments

Tentang artikel ini

Kejuaraan Formula 1
Penulis Adam Cooper
Tipe artikel Breaking news