Pembatasan anggaran jadi topik utama pertemuan F1

Pertemuan Grup Strategi Formula 1 esok hari diyakini akan membahas pembatasan anggaran, bukan pendistribusian hadiah seperti yang sempat diisukan.

Lewis Hamilton, Mercedes AMG F1 W08, Sebastian Vettel, Ferrari SF70H, Max Verstappen, Red Bull Racing RB13, Daniel Ricciardo, Red Bull Racing RB13, Esteban Ocon, Sahara Force India F1 VJM10, the rest of the field at the start

FIA, Liberty Media (pemegang hak komersial F1), dan tim-tim yang sedang berkompetisi akan saling bertemu pada hari Selasa (7/11) untuk membahas masa depan ajang jet darat.

Mercedes, McLaren, Ferrari, Red Bull, Williams, dan Force India, adalah enam tim inti yang tergabung dalam Grup Strategi F1. Sementara empat tim lainnya hanya berperan sebagai pengamat.

Pertemuan FIA dengan F1 pada pekan lalu telah menghasilkan sebuah proposal mesin 2021 yang mengundang pertentangan dari tiga pabrikan mesin yang saat ini sedang berkompetisi.

Sementara pertemuan esok hari akan membahas lebih lanjut soal ide-ide yang diharapkan bisa membuat F1 lebih kompetitif.

Sebelumnya sempat diisukan bahwa perombakan sistem distribusi hadiah menjadi butir awal pertemuan pekan ini – yang bisa berujung pada hilangnya bonus untuk tim-tim besar dan di saat yang sama membantu finansial tim-tim yang lebih kecil.

Namun, menurut sumber yang bisa dipercaya, topik tersebut tidak akan dibahas setidaknya untuk saat ini. Perhatian terbesar justru akan tertuju pada rencana pembatasan anggaran. Liberty Media diyakini memang sudah lama bertekad menekan biaya pengeluaran tim-tim F1.

Perombakan sistem distribusi hadiah masih berpotensi dibahas di pertemuan berikutnya, tapi hal tersebut hanya akan terjadi jika rencana pembatasan anggaran sudah bisa dinyatakan konkret.

Pertemuan individual

Salah satu alasan mengapa perombakan sistem distribusi hadiah belum dibahas adalah karena topik ini sama sekali tidak melibatkan FIA. Melainkan urusan privat antara bos F1 dan tiap-tiap tim.

Sebelum-sebelumnya, perjanjian komersial dilakukan secara individual antara tim dan bos lama F1, Bernie Ecclestone. Dan perjanjian-perjanjian tersebut masih berlaku hingga akhir 2020.

Pendekatan seperti itu diyakini akan kembali dilanjutkan oleh Liberty Media. Sehingga pembahasan struktur hadiah nantinya hanya akan dilakukan secara privat ketimbang dialog yang melibatkan semua tim.

Sebuah struktur baru di mana hadiah bisa disebar secara lebih merata dan adil kepada tiap tim, diyakini menjadi salah satu elemen terpenting dalam visi jangka panjang mereka. Liberty berharap hal ini bisa mengurangi jarak antara tim besar dan tim kecil.

Tulis komentar
Tampilkan komentar
Tentang artikel ini
Kejuaraan Formula 1
Tipe artikel Breaking news
Tag berita f1