Pirelli selidiki konservasi ban berlebih di F1

Pirelli akan ikut menyelidiki penyebab terjadinya konservasi ban berlebih selama balapan Formula 1 GP Singapura.

Pirelli selidiki konservasi ban berlebih di F1

Berkat kompon hypersoft, rekor trek Singapura berhasil dipecahkan saat kualifikasi. Namun selama balapan, laju pembalap turun drastis menjadi 10 detik lebih lambat. Mereka juga tampak kesulitan bertarung satu sama lain karena takut ban menjadi terlalu panas.

Bos motorsport Pirelli, Mario Isola, mengatakan pihaknya menyadari masalah tersebut dan ingin mengadakan pertemuan untuk membantu mencari solusi.

"Ini adalah sesuatu yang seharusnya kami diskusikan. Karena dengan pengalaman dan data-data yang dikumpulkan tahun ini, kami bisa memberikan gambaran tepat tentang pendekatan yang diambil setiap tim," terang Isola menjawab pertanyaan dari Motorsport.com.

"Ini bagus untuk menentukan arah mana yang akan kami ambil untuk masa mendatang."

Baca Juga:

Keuntungan dari dibawanya kompon lunak adalah strategi bisa menjadi lebih beragam dan performa mobil bisa meningkat. Tapi di sisi lain, ada risiko pembalap akan terlalu berhati-hati karena khawatir dengan degradasi tinggi. Isola mengatakan Pirelli selalu berupaya untuk mencari titik seimbang.

"Kami harus menganalisis data-data itu secara seksama. karena jika ban semakin lunak, degradasi semakin tinggi, maka hasilnya konservasi ban juga semakin sering dilakukan," ujarnya. "Ini adalah sesuatu yang harus kami evaluasi.

"Tahun ini kami cukup agresif dengan kemunculan hypersoft. Kami juga agresif di beberapa sirkuit lain. Dan terkadang, di sejumlah balapan, ada pembalap yang laju balapannya tidak pada level yang tepat. Karena mereka harus mengelola degradasi tersebut."

Teknisi Pirelli
Teknisi Pirelli
1/10

Foto oleh: Mark Sutton / Motorsport Images

Toto Wolff, Mercedes AMG, Mario Isola, Pirelli Motorsport
Toto Wolff, Mercedes AMG, Mario Isola, Pirelli Motorsport
2/10

Foto oleh: Andrew Hone / Motorsport Images

Pirelli Engineers and Pirelli tyres
Pirelli Engineers and Pirelli tyres
3/10

Foto oleh: Mark Sutton / Motorsport Images

Aksi start
Aksi start
4/10

Foto oleh: Manuel Goria / Motorsport Images

Teknisi Pirelli
Teknisi Pirelli
5/10

Foto oleh: Mark Sutton / Motorsport Images

Lewis Hamilton, Mercedes AMG F1 W09 EQ Power+, Sebastian Vettel, Ferrari SF71H, Max Verstappen, Red Bull Racing RB14
Lewis Hamilton, Mercedes AMG F1 W09 EQ Power+, Sebastian Vettel, Ferrari SF71H, Max Verstappen, Red Bull Racing RB14
6/10

Foto oleh: Steven Tee / Motorsport Images

Mario Isola, Pirelli Motorsport
Mario Isola, Pirelli Motorsport
7/10

Foto oleh: Andrew Hone / Motorsport Images

Aksi start
Aksi start
8/10

Foto oleh: Andy Hone / Motorsport Images

Aksi start
Aksi start
9/10

Foto oleh: Sam Bloxham / Motorsport Images

Lewis Hamilton, Mercedes AMG F1 W09 EQ Power+
Lewis Hamilton, Mercedes AMG F1 W09 EQ Power+
10/10

Foto oleh: Sam Bloxham / Motorsport Images

 

dibagikan
komentar
Grup khusus akan bantu F1 pecahkan masalah overtaking
Artikel sebelumnya

Grup khusus akan bantu F1 pecahkan masalah overtaking

Artikel berikutnya

Leclerc tuntaskan tes F1 Pirelli bersama Ferrari

Leclerc tuntaskan tes F1 Pirelli bersama Ferrari
Muat komentar