Program junior Red Bull sudah tak setegang dulu - Webber

Eks pembalap Formula 1, Mark Webber, memuji kondisi baru program junior mantan timnya, Red Bull, yang menurutnya kini lebih "tenang".

Program junior Red Bull sudah tak setegang dulu - Webber
Pierre Gasly, Scuderia Toro Rosso and Brendon Hartley, Scuderia Toro Rosso

Meski karier juniornya tidak didukung Red Bull, Webber bergabung ke tim F1 minuman berenergi tersebut pada 2007 dan bertahan hingga musim terakhirnya di ajang "jet darat" pada 2013.

Webber mengungkapkan bahwa Red Bull sempat meminta opininya mengenai kemampuan mantan rekan setimnya di Porsche LMP1, Brendon Hartley. Tujuh tahun setelah terdepak dari program junior Red Bull, Hartley akhirnya dipanggil kembali untuk melakukan debut F1 bersama Toro Rosso.

Menurut Webber, langkah tersebut menunjukkan bahwa sikap Helmut Marko, konsultan balap Red Bull, mulai melunak.

"Saya pikir sikap Red Bull sedikit melunak," ucap Webber kepada Motorsport.com.

"Bisa dibilang tidak setegang seperti dulu-dulu. Mungkin kesempatan seperti ini tidak pernah terjadi di masa lalu.

"Kita harus mengapresiasi Helmut, yang melihat dia [Hartley] dan memberikannya kesempatan kedua.

"Lingkungannya sudah berbeda, sekarang lebih tenang. Dan itu menjadi hal yang positif."

Setelah melakukan empat penampilan bersama Toro Rosso pada 2017, Hartley dikonfirmasi akan berduet dengan Pierre Gasly untuk kembali memperkuat skuat Faenza semusim penuh pada 2018.

Brendon Hartley, Scuderia Toro Rosso STR12
Brendon Hartley, Scuderia Toro Rosso STR12
1/10
Brendon Hartley, Scuderia Toro Rosso STR12

Foto oleh: Sutton Images

Polesitters #1 Porsche Team Porsche 919 Hybrid: Mark Webber, Brendon Hartley
Polesitters #1 Porsche Team Porsche 919 Hybrid: Mark Webber, Brendon Hartley
2/10
Porsche Team Porsche 919 Hybrid: Mark Webber, Brendon Hartley

Foto oleh: Porsche Motorsport

Brendon Hartley, Scuderia Toro Rosso STR12
Brendon Hartley, Scuderia Toro Rosso STR12
3/10
Brendon Hartley, Scuderia Toro Rosso STR12

Foto oleh: Sutton Images

Brendon Hartley, Scuderia Toro Rosso
Brendon Hartley, Scuderia Toro Rosso
4/10
Brendon Hartley, Scuderia Toro Rosso

Foto oleh: Sutton Images

Brendon Hartley, Scuderia Toro Rosso STR12
Brendon Hartley, Scuderia Toro Rosso STR12
5/10
Brendon Hartley, Scuderia Toro Rosso STR12

Foto oleh: Joe Portlock / Motorsport Images

Mark Webber, TV Pundit, Channel 4 F1, interviews third place Daniel Ricciardo, Red Bull Racing, on t
Mark Webber, TV Pundit, Channel 4 F1, interviews third place Daniel Ricciardo, Red Bull Racing, on t
6/10

Foto oleh: Zak Mauger / Motorsport Images

Brendon Hartley, Scuderia Toro Rosso STR12
Brendon Hartley, Scuderia Toro Rosso STR12
7/10
Brendon Hartley, Scuderia Toro Rosso STR12

Foto oleh: Sutton Images

Brendon Hartley, Scuderia Toro Rosso
Brendon Hartley, Scuderia Toro Rosso
8/10
Brendon Hartley, Scuderia Toro Rosso

Foto oleh: Sutton Images

Brendon Hartley, Scuderia Toro Rosso STR12
Brendon Hartley, Scuderia Toro Rosso STR12
9/10
Brendon Hartley, Scuderia Toro Rosso STR12

Foto oleh: Sutton Images

Brendon Hartley, Scuderia Toro Rosso STR12
Brendon Hartley, Scuderia Toro Rosso STR12
10/10
Brendon Hartley, Scuderia Toro Rosso STR12

Foto oleh: Andrew Hone / Motorsport Images

dibagikan
komentar
Formula 1 pertimbangkan isi empat mobil dalam satu baris start
Artikel sebelumnya

Formula 1 pertimbangkan isi empat mobil dalam satu baris start

Artikel berikutnya

Pirelli: Kembalinya perang ban F1 akan merusak persaingan

Pirelli: Kembalinya perang ban F1 akan merusak persaingan