F1 2019
Topik

F1 2019

Red Bull habiskan Rp241 miliar akibat aturan baru

dibagikan
komentar
Red Bull habiskan Rp241 miliar akibat aturan baru
Oleh:
Co-author: Christian Nimmervoll
24 Jan 2019 11.54

Konsultan balap Red Bull, Dr Helmut Marko, mengungkapkan, perubahan aturan sayap depan Formula 1 telah memakan anggaran sebesar 15 juta euro (setara Rp241 miliar).

Kendati demikian Marko mengklaim timnya telah berhasil memulihkan performa yang hilang akibat perubahan regulasi tersebut.

Untuk musim 2019, sayap depan dan bargeboard dimodifikasi menjadi lebih sederhana demi memudahkan mobil menempel satu sama lain sekaligus memperbesar peluang salip-menyalip.

Baca Juga:

Pada Mei tahun lalu, Red Bull termasuk salah satu yang vokal menentang perubahan ini karena dinilai belum bisa memberikan bukti yang memuaskan dan hanya menambah beban finansial.

“Kekayaan kami sekarang berkurang 15 juta euro [akibat perubahan regulasi],” ungkap Marko kepada Motorsport.com. “Tapi data aerodinamika menunjukkan angka yang sama seperti musim panas tahun lalu. Jadi begitu kita tiba di Melbourne, mungkin performanya akan lebih baik lagi.

“Namun, kami, Mercedes, dan Ferrari sekarang sepakat bahwa regulasi seharusnya tidak ditentukan oleh para teknisi.

“Begitu teknisi terlibat, biaya akan meningkat dan semuanya menjadi rumit.”

Marko menyebutkan, perubahan regulasi ini sebagian besar merupakan inisiatif dari Mercedes, tim peraih gelar ganda F1 dalam lima musim terakhir.

“Semua orang bisa melihat Mercedes kesulitan menyalip ketika mereka berada di belakang mobil lain,” katanya.

Meski mengutarakan ketidaksukaannya pada perubahan 2019, Marko mengatakan posisi Red Bull dalam perpolitikan F1 semakin kuat.

Ia mengklaim telah timbul rasa simpati yang baik antara Red Bull dan Ferrari menyusul meninggalnya presiden dan CEO, Sergio Marchionne, tahun lalu.

Hal tersebut diyakini akan memainkan peran penting bila tim-tim papan atas F1 bisa bersatu dalam bernegosiasi dengan Liberty Media menjelang perombakan besar-besaran pada 2021.

“Jika tidak ada kesepakatan, saya percaya perlahan-lahan kita akan mencapai pada titik kritis,” tambah Marko.

“Jika saya Liberty, maka akan tiba satu saat di mana saya harus menjelaskan kepada para pemilik saham tentang apa yang akan terjadi pada 2021.

“Seperti apa peluang pendapatannya, dan bagaimana kelanjutannya?” tandasnya.

Slider
List

1/10

Foto oleh: Motorsport.com

Render 3D konsep Ferrari F1 2019

2/10

Foto oleh: Giorgio Piola

3/10

Foto oleh: Giorgio Piola

4/10

Foto oleh: Giorgio Piola

5/10

Foto oleh: Andy Hone / LAT Images

6/10

Foto oleh: Manuel Goria / Sutton Images

7/10

Foto oleh: Jerry Andre / Sutton Images

8/10

Foto oleh: Zak Mauger / LAT Images

9/10

Foto oleh: Simon Galloway / Sutton Images

10/10

Foto oleh: Mark Sutton / Sutton Images

Next article
Williams yakin fisik tak jadi hambatan Kubica

Artikel sebelumnya

Williams yakin fisik tak jadi hambatan Kubica

Next article

Panduan warna ban Pirelli selama tes F1

Panduan warna ban Pirelli selama tes F1
Muat komentar

Tentang artikel ini

Kejuaraan Formula 1
Tim Red Bull Racing Shop Now
Penulis Scott Mitchell
Tags berita f1 , uang