Formula 1
R
F1 GP Emilia Romagna
18 Apr
FP1 dalam
2 hari
R
F1 GP Spanyol
06 Mei
Event berikutnya
22 hari
R
F1 GP Arab Saudi
03 Des
Event berikutnya
233 hari
Selengkapnya:

Red Bull klaim sasis terbaik pada 2018

Lantaran merasa tak diusung mesin sekuat rival, Mercedes dan Ferrari, Red Bull mengklaim memiliki sasis terbaik pada Formula 1 2018.

Red Bull klaim sasis terbaik pada 2018

Sepanjang 2018, Red Bull berhasil memetik empat kemenangan. Tahun ini juga pertama kalinya sejak era turbohibrida diperkenalkan, skuat minuman berenergi berhasil merebut pole di sirkuit selain Monako – yakni Daniel Ricciardo di Meksiko.

"Menurut saya RB14 adalah mobil yang sangat kuat," ujar Horner kepada Motorsport.com. "Mungkin bisa dibilang sasis terkuat pada musim ini.

"Jika Anda menyeimbangkan tenaga mesin antara tiga tim unggulan, maka saya pikir Anda bisa melihat bahwa RB14 adalah mobil yang sangat bagus.

"Lihat balapan di mana tenaga mesin tidak memainkan peran kunci. Kami menang di Monako meski MGU-K rusak, kemudian kami kedua di Singapura, menang di Meksiko untuk kali kedua karena berada di dataran tinggi. Itulah balapan-balapan di mana kami bisa tampil kuat.

"Jelas saja kami sering menurunkan tingkat downforce demi menyamai kecepatan puncak [tim rival], dan begitu Anda mencoba mengubah setingan sayap, maka ini mengganggu pengendalian mobil.

“Namun, ketika kami mampu membalap dengan spek sesungguhnya... contoh di Meksiko, kami seharusnya bisa mengunci barisan start terdepan."

Baca Juga:

Sayangnya, sasis bagus RB14 tak bisa dimaksimalkan akibat rentetan masalah mekanis, khususnya yang menimpa Ricciardo. Dari 21 balapan tahun ini, pembalap Australia itu gagal finis delapan kali.

"Saya pikir ini musim yang penuh dengan pasang-surut," lanjut Horner. "Kemenangan-kemenangan yang kami raih terasa sangat manis: Tiongkok, di Monako, di kandang kami di Austria, dan tentunya Meksiko. Jadi tak diragukan bahwa itu momen-momen yang luar biasa.

"Sedangkan titik terendah adalah ketika ada mobil kami yang gagal finis, banyaknya masalah mekanis yang harus kami hadapi, dan mengatasi defisit tenaga mesin. Itu bagian pahit dari tahun ini.

“Pada umumnya, kami punya mobil yang sangat kuat di hari Minggu. Ketika tidak ada masalah dengan mobil, para pembalap kami juga tampil sangat bagus."

1/10

Foto oleh: Simon Galloway / Motorsport Images

2/10

Foto oleh: Erik Junius

3/10

Foto oleh: Erik Junius

Daniel Ricciardo, Red Bull Racing, Valteri Bottas, Mercedes AMG F1

Daniel Ricciardo, Red Bull Racing, Valteri Bottas, Mercedes AMG F1
4/10

Foto oleh: Erik Junius

5/10

Foto oleh: Jean Petin / Motorsport Images

6/10

Foto oleh: Erik Junius

7/10

Foto oleh: Erik Junius

8/10

Foto oleh: Mark Sutton / Motorsport Images

9/10

Foto oleh: Erik Junius

10/10

Foto oleh: Mark Sutton / Motorsport Images

dibagikan
komentar
FIA jelaskan cara kerja simulasi CFD untuk 2021

Artikel sebelumnya

FIA jelaskan cara kerja simulasi CFD untuk 2021

Artikel berikutnya

GALERI: 50 desain mobil F1 tergila

GALERI: 50 desain mobil F1 tergila
Muat komentar

Tentang artikel ini

Kejuaraan Formula 1
Tim Red Bull Racing
Penulis Adam Cooper