Red Bull, McLaren pilih strategi ban agresif untuk GP Belgia

dibagikan
komentar
Red Bull, McLaren pilih strategi ban agresif untuk GP Belgia
Jonathan Noble
Oleh: Jonathan Noble
22 Agt 2017 14.31

Red Bull dan McLaren memilih strategi ban yang sangat agresif untuk gelaran Formula 1 GP Belgia akhir pekan ini.

Meski karakteristik sirkuit Spa-Francorchamps menuntut beban kerja ban yang tinggi, Pirelli menurunkan tiga kompon terlunak yang mereka miliki agar balapan bisa berjalan lebih menarik.

Red Bull dan McLaren menjadi dua tim yang akan membawa set kompon ultrasoft paling banyak – masing-masing sembilan set per pembalap.

Berbeda dengan pemuncak klasemen sementara Mercedes yang hanya akan membawa enam set ultrasoft, sementara Ferrari akan membawa tujuh set.

Red Bull juga tampak tak berminat menurunkan kompon terkeras pada pekan ini, terlihat dari alokasi set kompon soft Daniel Ricciardo dan Max Verstappen yang masing-masing hanya akan membawa satu set.

Pirelli tyre selections

Artikel Formula 1 berikutnya
Raikkonen resmi bertahan di Ferrari untuk F1 2018

Artikel sebelumnya

Raikkonen resmi bertahan di Ferrari untuk F1 2018

Next article

Honda ubah pendekatan pengembangan mesin F1

Honda ubah pendekatan pengembangan mesin F1
Load comments

Tentang artikel ini

Kejuaraan Formula 1
Tim Red Bull Racing Shop Now
Penulis Jonathan Noble
Tipe artikel Breaking news