Renault lega terbebas dari permintaan aneh-aneh Red Bull

dibagikan
komentar
Renault lega terbebas dari permintaan aneh-aneh Red Bull
Oleh: Scott Mitchell
Co-author: Benjamin Vinel
5 Jul 2018 12.59

Renault yakin program Formula 1 mereka akan semakin terfokus setelah terbebas dari "permintaan aneh-aneh" mantan mitra mereka, Red Bull.

Kemitraan Red Bull-Renault akhirnya akan berakhir usai musim ini. Skuat minuman berenergi tersebut akan beralih ke pabrikan mesin asal Jepang, Honda.

Bos Renault Sport F1, Cyril Abiteboul, mengungkapkan bahwa selama ini pihaknya harus bekerja keras menyesuaikan mesin dengan kebutuhan aerodinamika dari Red Bull.

Baca Juga:

Selain itu, dalam proses pengembangan mesin, Renault juga diharuskan menggelar tes khusus untuk Red Bull. Hal ini karena Red Bull memiliki pemasok bahan bakar yang berbeda dari tim pabrikan Renault, dan tim pelanggan Renault lainnya, McLaren.

"Ketika kami harus mencari titik kompromi antara kebutuhan McLaren, tim pabrikan kami sendiri, dan Red Bull, terkadang itu membuat kami kehilangan banyak waktu dan juga membuat kami kebingungan," ungkap Abiteboul kepada Motorsport.com.

"Kami [dan Red Bull] sebenarnya sudah tahu cara agar hubungan kerja ini bisa berjalan sangat baik. Proses kerjanya sudah disusun secara matang, begitu juga dengan komunikasinya.

"Tapi di sisi lain, Red Bull adalah tim yang besar, dan mereka memiliki ekspektasi dan tuntutan yang tinggi.

"Jadi terkadang hal itu membuat kami harus mengeluarkan usaha ekstra, mencari titik kompromi antara permintaan mereka dan permintaan tim di Enstone yang pastinya lebih kami pentingkan. Terutama hal-hal yang berkaitan dengan pengintegrasian mesin dan sasis.

"Kami sering kali harus menghabiskan waktu dan energi untuk menangani permintaan dari mereka, yang terkadang bisa terdengar aneh.

"[Berakhirnya kemitraan dengan Red Bull] akan memungkinkan kami untuk fokus. Jadi itu yang akan jadi perubahan terbesarnya."

Berkat desainer kondang, Andrian Newey, Red Bull terkenal memiliki salah satu sasis terkuat di F1 dalam hampir 10 tahun terakhir ini.

Menurut Abiteboul, proyek aerodinamika Red Bull adalah yang menjadi pemicu permintaan aneh tersebut. Tapi dengan berpisahnya Red Bull, ia berkata bahwa Renault "tidak perlu mengkhawatirkan hal ini lagi".

Slider
List

Christian Horner, Red Bull Racing Team Principal, Dr Helmut Marko, Red Bull Motorsport Consultant, Cyril Abiteboul, Renault Sport F1 Managing Director

Christian Horner, Red Bull Racing Team Principal, Dr Helmut Marko, Red Bull Motorsport Consultant, Cyril Abiteboul, Renault Sport F1 Managing Director
1/10

Foto oleh: Sutton Images

Max Verstappen, Red Bull Racing RB14

Max Verstappen, Red Bull Racing RB14
2/10

Foto oleh: Andrew Hone / LAT Images

Cyril Abiteboul, Renault Sport F1 Managing Director

Cyril Abiteboul, Renault Sport F1 Managing Director
3/10

Foto oleh: Jerry Andre / Sutton Images

Max Verstappen, Red Bull Racing RB14

Max Verstappen, Red Bull Racing RB14
4/10

Foto oleh: Zak Mauger / LAT Images

Christian Horner, Red Bull Racing Team Principal, Cyril Abiteboul, Renault Sport F1 Managing Director

Christian Horner, Red Bull Racing Team Principal, Cyril Abiteboul, Renault Sport F1 Managing Director
5/10

Foto oleh: Sutton Images

Nico Hulkenberg, Renault Sport F1 Team R.S. 18

Nico Hulkenberg, Renault Sport F1 Team R.S. 18
6/10

Foto oleh: Andrew Hone / LAT Images

Daniel Ricciardo, Red Bull Racing RB14

Daniel Ricciardo, Red Bull Racing RB14
7/10

Foto oleh: Manuel Goria / Sutton Images

Max Verstappen, Red Bull Racing RB14

Max Verstappen, Red Bull Racing RB14
8/10

Foto oleh: Andrew Hone / LAT Images

Max Verstappen, Red Bull Racing RB14

Max Verstappen, Red Bull Racing RB14
9/10

Foto oleh: Steve Etherington / LAT Images

Carlos Sainz Jr., Renault Sport F1 Team R.S. 18

Carlos Sainz Jr., Renault Sport F1 Team R.S. 18
10/10

Foto oleh: Glenn Dunbar / LAT Images

Ikuti Motorsport.com di:

Artikel Formula 1 berikutnya
GALERI: Suasana persiapan GP Inggris

Artikel sebelumnya

GALERI: Suasana persiapan GP Inggris

Next article

Jadwal lengkap F1 GP Inggris 2018

Jadwal lengkap F1 GP Inggris 2018

Tentang artikel ini

Kejuaraan Formula 1
Tim Red Bull Racing
Penulis Scott Mitchell
Tipe artikel Breaking news