Formula 1 2017
Topik

Formula 1 2017

Renault: Kami rugi 45 poin karena masalah mesin

Renault mengungkapkan bahwa masalah mesin yang mereka alami sepanjang musim Formula 1 2017 telah membuat pabrikan asal Perancis itu kehilangan peluang untuk finis di peringkat lebih tinggi.

Renault: Kami rugi 45 poin karena masalah mesin
Marshals push the car of race retiree Jolyon Palmer, Renault Sport F1 Team RS17 after stopping on track on the parade lap

Renault bisa mencetak tiga kemenangan, yang semuanya diraih lewat Red Bull, pada 2017. Tapi sepanjang musim, ketiga tim yang ditenagai mesin Renault (satunya lagi adalah Toro Rosso) kerap tertimpa masalah daya tahan.

Meski menjadi satu-satunya tim selain Mercedes dan Ferrari yang bisa meraih kemenangan pada tahun ini, hal tersebut memicu team principal Red Bull, Christian Horner, menyebut 2017 sebagai tahun terburuk mereka sejak 2006 dalam segi reliabilitas.

Tim pabrikan Renault sendiri juga tidak terhindar dari masalah ini. Direktur pengelola, Cyril Abiteboul, mengakui bahwa timnya telah gagal memenuhi target pada 2017, yakni mengalahkan Williams dalam perebutan peringkat kelima klasemen konstruktor.

"Masalah daya tahan ini telah merugikan kami, mungkin sebesar 45 poin, dan membuat kami gagal mendapatkan peringkat kelima – yang merupakan target kami." ungkap Abiteboul kepada Motorsport.com.

"Itu adalah kerugian terbesar musim ini, kerugian yang tidak ingin kami remehkan. Karena setiap kali kami harus memberhentikan mobil tim Renault atau mobil-mobil yang ditenagai mesin Renault, itu akan selalu membuat kami frustrasi.

"Masalah ini telah mencemarkan nama dan reputasi kami. Jadi pastinya ini adalah sesuatu yang ingin kami perbaiki di tahun depan [2018], tanpa ada kompromi."

Cyril Abiteboul, Managing Director, Renault Sport F1 Team, Helmut Markko, Consultant, Red Bull Racing, Christian Horner, Team Principal, Red Bull Racing

Cyril Abiteboul, Managing Director, Renault Sport F1 Team, Helmut Markko, Consultant, Red Bull Racing, Christian Horner, Team Principal, Red Bull Racing
1/10

Foto oleh: Andrew Hone / Motorsport Images

Asap keluar dari bagian belakang mobil Jolyon Palmer, Renault Sport F1 Team RS17

Asap keluar dari bagian belakang mobil Jolyon Palmer, Renault Sport F1 Team RS17
2/10

Foto oleh: Charles Coates / Motorsport Images

Jolyon Palmer, Renault Sport F1 Team RS17

Jolyon Palmer, Renault Sport F1 Team RS17
3/10

Foto oleh: Sutton Images

Nico Hulkenberg, Renault Sport F1 Team RS17

Nico Hulkenberg, Renault Sport F1 Team RS17
4/10

Foto oleh: Charles Coates / Motorsport Images

Christian Horner, Red Bull Racing Team Principal, dan Cyril Abiteboul, Renault Sport F1 Managing Director

Christian Horner, Red Bull Racing Team Principal, dan Cyril Abiteboul, Renault Sport F1 Managing Director
5/10

Foto oleh: Sutton Images

Carlos Sainz Jr., Renault Sport F1 Team RS17

Carlos Sainz Jr., Renault Sport F1 Team RS17
6/10

Foto oleh: Steven Tee / Motorsport Images

Carlos Sainz Jr., Renault Sport F1 Team RS17

Carlos Sainz Jr., Renault Sport F1 Team RS17
7/10

Foto oleh: Zak Mauger / Motorsport Images

Cyril Abiteboul, Renault Sport F1 Managing Director

Cyril Abiteboul, Renault Sport F1 Managing Director
8/10

Foto oleh: Sutton Images

Carlos Sainz Jr., Renault Sport F1 Team RS17

Carlos Sainz Jr., Renault Sport F1 Team RS17
9/10

Foto oleh: Sutton Images

Nico Hulkenberg, Renault Sport F1 Team RS17

Nico Hulkenberg, Renault Sport F1 Team RS17
10/10

Foto oleh: Sutton Images

dibagikan
komentar
Massa sebut Hamilton akan jadi prioritas Mercedes pada 2018

Artikel sebelumnya

Massa sebut Hamilton akan jadi prioritas Mercedes pada 2018

Artikel berikutnya

Banyak orang terlalu cepat mengkritisi F1 - Gasly

Banyak orang terlalu cepat mengkritisi F1 - Gasly
Muat komentar

Tentang artikel ini

Kejuaraan Formula 1
Tim Renault F1 Team
Penulis Ben Anderson