Sainz ke Renault, Kubica jadi kandidat Williams?

dibagikan
komentar
Sainz ke Renault, Kubica jadi kandidat Williams?
Roberto Chinchero
Oleh: Roberto Chinchero
7 Sep 2017 11.32

Akhir kerja sama McLaren-Honda semakin dekat. Pabrikan mesin asal Jepang berpotensi gabung ke Toro Rosso dan memicu pergerakan bursa pembalap Formula 1 2018.

Carlos Sainz Jr., Scuderia Scuderia Toro Rosso STR12
Carlos Sainz Jr., Scuderia Toro Rosso
Jolyon Palmer, Renault Sport F1 Team RS17
Carlos Sainz Jr., Scuderia Toro Rosso
Daniel Ricciardo, Red Bull Racing RB13, Carlos Sainz Jr., Scuderia Toro Rosso STR12, Stoffel Vandoor
Pascal Wehrlein, Sauber
Lance Stroll, Williams FW40
Robert Kubica
Robert Kubica, Renault Sport F1 Team RS17

Informasi terbaru mengungkapkan bahwa perkembangan situasi antara McLaren, Honda, Red Bull, Toro Rosso, Renault semakin rumit, dan bahkan kini menambah satu pemain lagi, Williams.

McLaren kemungkinan besar akan mengakhiri kemitraan mereka dengan Honda di akhir musim ini. Kendati demikian, beberapa sumber mengatakan bahwa pabrikan asal Jepang itu akan tetap terlibat di Formula 1. Honda kemungkinan akan menjalin kerja sama dengan Red Bull di musim 2018 dan akan memasok mesin untuk tim junior mereka, Toro Rosso.

Sebagai gantinya, skuat Faenza itu akan melepas salah satu pembalap mereka, Carlos Sainz, yang sudah ditunggu kehadirannya di Enstone, markas tim pabrikan Renault.

Pada bulan Juli lalu, Sainz memang sempat mendapat peringatan dari dua figur senior Red Bull, Christian Horner dan Helmut Marko, bahwa dirinya masih terikat kontrak dengan Red Bull setelah pembalap Spanyol itu tampak mulai bermanuver mencari tim baru.

Tapi sejak saat itu, perkembangan bursa pembalap untuk musim 2018 berjalan semakin dinamis, yang salah satunya memungkinkan Sainz untuk melepaskan diri dari Red Bull.

Penolakan mesin Honda oleh McLaren dinilai telah cukup bagi skuat Woking itu untuk mempertahankan jasa Fernando Alonso setidaknya untuk satu tahun lagi – sekaligus mengakhiri harapan tim Williams menggaet peraih juara dunia F1 dua kali tersebut.

Dengan demikian, satu kursi kosong di WIlliams menjadi salah satu yang paling diincar, mengingat Felipe Massa akan pensiun dari F1 – untuk yang kedua kalinya. Beberapa kandidat yang berpotensi bergabung ke skuat Grove antara lain adalah Robert Kubica, Pascal Wehrlein, dan Sergio Perez.

Karena alasan pemasaran dari sponsor utama, Martini, salah satu pembalap utama Williams setidaknya harus berusia di atas 25 tahun. Sementara Lance Stroll masih berusia 18 tahun, dan Martini tidak bisa membawanya ke acara-acara promosi.

Perez memang lebih ingin untuk pindah dari Force India. Tapi setelah dilakukan diskusi di Monza, pembalap Meksiko itu tampaknya menerima tawaran untuk bertahan.

Jika kepindahan Sainz ke Renault terealisasi, maka Kubica tidak lagi terikat dengan pabrikan asal Perancis itu dan bisa bebas menerima tawaran dari tim lain. Sementara Wehrlein memiliki koneksi dan dukungan dari Mercedes, pabrikan mesin yang saat ini menjadi pemasok Williams.

Artikel Formula 1 berikutnya
Monza harus jadi standar penyelenggaraan Grand Prix F1

Artikel sebelumnya

Monza harus jadi standar penyelenggaraan Grand Prix F1

Next article

Tim F1 tunggu FIA finalisasi tes Halo 2018

Tim F1 tunggu FIA finalisasi tes Halo 2018
Load comments