Formula 1 2018

Renault tak takut kalah bersaing dengan McLaren di 2018

Renault bersikeras tidak takut kalah bersaing dengan tim kustomer mereka, McLaren, di Formula 1 2018.

Nico Hulkenberg, Renault Sport F1 Team RS17, Fernando Alonso, McLaren MCL32

Direktur pengelola Renault F1, Cyril Abiteboul, mengakui bahwa perjanjian baru dengan tim rival seperti McLaren telah memicu kekhawatiran dari pimpinan pabrikan mobil asal Perancis tersebut.

Mereka khawatir McLaren bisa menyalip Renault di klasemen musim depan. Tapi Abiteboul bersikeras langkah ini pada akhirnya akan menjadi keuntungan bagi tim pabrikan Renault.

"Kekhawatiran itu ada. Jadi saya harus memberikan penjelasan kepada semua orang, termasuk yang ada di Enstone [markas tim Renault], bahwa filosofi kami tidak berubah," jelas Abiteboul dalam wawancara eksklusif bersama Motorsport.com.

"Kami tidak berpaling dari tujuan program F1 kami, yakni memposisikan tim Renault di tingkat tertinggi. Kami harus memikirkan strategi, kami harus memikirkan taktik.

"Jadi bukan rahasia lagi bahwa dengan terlibat dalam drama pasokan mesin [McLaren-Honda-Toro Rosso-Renault], kami jadi memiliki lebih banyak opsi. Salah satu hasil dari itu adalah bergabungnya Carlos Sainz.

"Gaya manajemen saya bersifat inklusif. Jadi saya selalu berdiskusi dengan grup manajemen di Enstone dan Viry [markas mesin Renault], terkait apa yang kami lakukan dan mengapa kami melakukan itu.

"Sekarang, saya pikir semua orang sudah setuju dengan alasan mengapa kami melakukan hal ini, dan kami tidak takut dengan McLaren.

"Jika kami ingin semuanya berjalan sesuai rencana dan memenuhi ambisi yang telah diletakkan, maka kami harus punya kemampuan untuk mengalahkan semua tim."

Tulis komentar
Tampilkan komentar
Tentang artikel ini
Kejuaraan Formula 1
Tim McLaren , Renault F1 Team
Tipe artikel Breaking news
Tag berita f1, musim 2018
Topik Formula 1 2018