Renault waswas regulasi F1 2021, ogah bangun mesin dari awal lagi

Menurut Renault, jika regulasi Formula 1 2021 mengharuskan pabrikan membangun mesin dari awal lagi, itu akan menjadi prospek yang "menakutkan".

Renault waswas regulasi F1 2021, ogah bangun mesin dari awal lagi
Nico Hulkenberg, Renault Sport F1 Team RS17 and Carlos Sainz Jr., Renault Sport F1 Team RS17

Di penghujung tahun lalu, F1 telah mengumumkan butir-butir awal regulasi yang akan berlaku mulai musim 2021. Konsep mesin V6 turbohibrida akan tetap dipertahankan, tapi dengan beberapa perubahan seperti batas RPM yang lebih tinggi dan penghilangan komponen MGU-H.

Tim-tim kini sedang menunggu detail regulasi versi lengkapnya, tapi direktur pengelola Renault F1, Cyril Abiteboul, menegaskan bahwa dalam hal pengembangan mesin, pihaknya tidak ingin memulai dari nol lagi.

"Kami tidak ingin memulai dari awal lagi," ucap Abiteboul kepada Motorsport.com.

"Jika Anda melihat investasi yang sudah dikucurkan untuk pembangunan mesin ini, dan jumlah waktu yang dihabiskan untuk sejajar dengan performa sasis, memulai dari awal lagi adalah prospek yang menakutkan."

Di era mesin V8, mesin Renault berhasil mengantarkan Red Bull meraih empat gelar juara dunia. Tapi sejak diperkenalkannya era hibrida, pabrikan mesin asal Perancis itu tertinggal dari dua rival mereka, Mercedes dan Ferrari.

Abiteboul merasa optimistis dalam proses negosiasi membahas paket regulasi baru bersama pemilik F1, Liberty Media. Tapi ia memperingatkan bahwa Renault membutuhkan jaminan sebelum berkomitmen jangka panjang d F1.

"Saya merasa dialog ini sedang berjalan secara konstruktif dan solusi bisa segera tercapai," tambahnya.

"Tapi, kami tidak ingin berkomitmen membangun mesin baru tanpa mengetahui ke mana arah F1 menuju di 2021."

Nico Hulkenberg, Renault Sport F1 Team RS17

Nico Hulkenberg, Renault Sport F1 Team RS17
1/10

Foto oleh: Sutton Images

Nico Hulkenberg, Renault Sport F1 Team RS17, Sebastian Vettel, Ferrari SF70H

Nico Hulkenberg, Renault Sport F1 Team RS17, Sebastian Vettel, Ferrari SF70H
2/10

Foto oleh: Steven Tee / Motorsport Images

Nico Hulkenberg, Renault Sport F1 Team RS17, Brendon Hartley, Scuderia Toro Rosso STR12, Carlos Sain

Nico Hulkenberg, Renault Sport F1 Team RS17, Brendon Hartley, Scuderia Toro Rosso STR12, Carlos Sain
3/10

Foto oleh: Andrew Hone / Motorsport Images

Carlos Sainz Jr., Renault Sport F1 Team RS17

Carlos Sainz Jr., Renault Sport F1 Team RS17
4/10

Foto oleh: Glenn Dunbar / Motorsport Images

Fernando Alonso, McLaren MCL32, Nico Hulkenberg, Renault Sport F1 Team RS17, Carlos Sainz Jr., Renau

Fernando Alonso, McLaren MCL32, Nico Hulkenberg, Renault Sport F1 Team RS17, Carlos Sainz Jr., Renau
5/10

Foto oleh: Andrew Hone / Motorsport Images

Carlos Sainz Jr., Renault Sport F1 Team RS17 with Aero Sensors

Carlos Sainz Jr., Renault Sport F1 Team RS17 with Aero Sensors
6/10

Foto oleh: Sutton Images

Carlos Sainz Jr., Renault Sport F1 Team RS17

Carlos Sainz Jr., Renault Sport F1 Team RS17
7/10

Foto oleh: Joe Portlock / Motorsport Images

Carlos Sainz Jr., Renault Sport F1 Team RS17

Carlos Sainz Jr., Renault Sport F1 Team RS17
8/10

Foto oleh: Zak Mauger / Motorsport Images

Nico Hulkenberg, Renault Sport F1 Team RS17

Nico Hulkenberg, Renault Sport F1 Team RS17
9/10

Foto oleh: Charles Coates / Motorsport Images

Carlos Sainz Jr., Renault Sport F1 Team RS17 with aero sensors

Carlos Sainz Jr., Renault Sport F1 Team RS17 with aero sensors
10/10

Foto oleh: Sutton Images

dibagikan
komentar
Kapan balap F1, Norris: Tunggu Alonso pensiun

Artikel sebelumnya

Kapan balap F1, Norris: Tunggu Alonso pensiun

Artikel berikutnya

Mantan CEO Mercedes F1 terjun ke esports bersama FNATIC

Mantan CEO Mercedes F1 terjun ke esports bersama FNATIC
Muat komentar

Tentang artikel ini

Kejuaraan Formula 1
Tim Renault F1 Team
Penulis Jonathan Noble