Rosberg: F1 harus ambil inspirasi dari era ground-effect

dibagikan
komentar
Rosberg: F1 harus ambil inspirasi dari era ground-effect
Scott Mitchell
Oleh: Scott Mitchell
31 Mei 2018 13.48

Menurut kampiun 2016, Nico Rosberg, Formula 1 seharusnya bisa mengambil inspirasi dari era ground-effect dalam perancangan regulasi 2021.

Mario Andretti, Lotus 79 Ford, leads Niki Lauda, Brabham BT46B Alfa Romeo, Riccardo Patrese, Arrows FA1 Ford , and John Watson, Brabham BT46B Alfa Romeo, at the start
Mario Andretti, Lotus 79 Ford, ,memimpin Niki Lauda, Brabham BT46B Alfa Romeo, Riccardo Patrese, Arrows FA1 Ford , dan John Watson, Brabham BT46B Alfa Romeo, selepas start GP Swedia 1978

 

Rosberg mengaku mendapat idenya tersebut setelah melakukan aksi eksibisi bersama ayahnya, Keke, yang mengemudikan mobil Williams 1982 di Monako pekan lalu.

"Saya melihat mobil ayah saya, dan intinya mobil itu serba ground-effect," ucap Rosberg. "Aerodinamikanya ada di bagian bawah mobil. Jadi mereka bisa terus menempel mobil lawan.

"F1 harus bergerak ke arah sana, dan mudah-mudahan itu bisa menjadi kenyataan di 2021. Karena itulah yang kita butuhkan agar balapan bisa seru dan menarik.

"Kita ingin melihat pertarungan dan aksi roda mobil saling bersentuhan. Masalah terbesarnya adalah hal-hal seperti itu sulit untuk terjadi sekarang ini.

"Sayangnya situasi balapan sekarang tidak dalam kondisi yang benar. Kemudian masalah biaya perlu diatasi agar tim-tim papan tengah bisa memiliki peluang lebih besar untuk meraih kesuksesan."

Aerodinamika ground-effect sebenarnya sempat dipertimbangkan untuk regulasi 2017, tapi F1 akhirnya lebih memilih konsep sayap yang lebih besar dan agresif.

Menyusul kritikan tentang minimnya aksi salip-menyalip, F1 berputar arah dan mulai menyederhanakan kembali beberapa komponen sayap untuk musim 2019. Hal tersebut diyakini menjadi langkah awal sebelum perombakan besar pada 2021.

Laporan tambahan oleh Frankie Mao

VIDEO: Cuplikan awal regulasi F1 2019

Ikuti Motorsport.com di:

Slider
List

Nico Rosberg, melihat kokpit Williams FW08 yang dikemudikan ayahnya, Keke Rosberg

Nico Rosberg, melihat kokpit Williams FW08 yang dikemudikan ayahnya, Keke Rosberg
1/10

Keke Rosberg, Williams FW08

Keke Rosberg, Williams FW08
2/10

Foto oleh: Sutton Images

Nico Rosberg, Mercedes-Benz F1 W07 Hybrid, Keke Rosberg, Williams FW08

Nico Rosberg, Mercedes-Benz F1 W07 Hybrid, Keke Rosberg, Williams FW08
3/10

Keke Rosberg, Williams FW08

Keke Rosberg, Williams FW08
4/10

Foto oleh: Steven Tee / LAT Images

Keke Rosberg, Williams FW08, Nico Rosberg, Mercedes-Benz F1 W07 Hybrid

Keke Rosberg, Williams FW08, Nico Rosberg, Mercedes-Benz F1 W07 Hybrid
5/10

Foto oleh: Glenn Dunbar / LAT Images

Keke Rosberg, Williams FW08, Nico Rosberg, Mercedes-Benz F1 W07 Hybrid

Keke Rosberg, Williams FW08, Nico Rosberg, Mercedes-Benz F1 W07 Hybrid
6/10

Foto oleh: Glenn Dunbar / LAT Images

Keke Rosberg, Williams FW08, Nico Rosberg, Mercedes-Benz F1 W07 Hybrid

Keke Rosberg, Williams FW08, Nico Rosberg, Mercedes-Benz F1 W07 Hybrid
7/10

Nico Rosberg, Mercedes AMG F1 W07, Keke Rosberg, Williams FW08

Nico Rosberg, Mercedes AMG F1 W07, Keke Rosberg, Williams FW08
8/10

Foto oleh: Edd Straw

Kru tim Mercedes dan Williams melihat mobil Williams FW08 Ford Cosworth yang dikemudikan Keke Rosberg pada F1 1982

Kru tim Mercedes dan Williams melihat mobil Williams FW08 Ford Cosworth yang dikemudikan Keke Rosberg pada F1 1982
9/10

Foto oleh: Andrew Hone / LAT Images

Keke Rosberg, Williams FW08, Nico Rosberg, Mercedes-Benz F1 W07 Hybrid

Keke Rosberg, Williams FW08, Nico Rosberg, Mercedes-Benz F1 W07 Hybrid
10/10

Foto oleh: Steven Tee / LAT Images

Artikel Formula 1 berikutnya

Tentang artikel ini

Kejuaraan Formula 1
Pembalap Nico Rosberg
Penulis Scott Mitchell
Tipe artikel Breaking news