Rosberg: Program junior Formula 1 bagai pisau bermata dua

dibagikan
komentar
Rosberg: Program junior Formula 1 bagai pisau bermata dua
Jonathan Noble
Oleh: Jonathan Noble
25 Sep 2018 14.10

Berkaca dari situasi "buruk" Esteban Ocon, mantan juara dunia, Nico Rosberg, menyebut program junior yang digagas sejumlah tim Formula 1 bagaikan pisau bermata dua.

Ocon dihadapkan dengan kemungkinan tidak mendapat kursi balap di F1 musim depan. Rencana kepindahannya ke Renault batal di detik-detik terakhir, sementara tim lain juga tidak tertarik karena ia memiliki hubungan dekat dengan Mercedes.

Baca Juga:

Sebagian orang menilai situasi yang dialami Ocon menjadi hal yang buruk bagi F1, karena makin banyak pembalap yang masa depannya ditentukan oleh pabrikan mobil besar.

"Banyak pembalap bagus yang mendapat dukungan karena tim-tim F1 ikut terlibat. Jadi saya pikir itu adalah hal yang baik," kata Rosberg kepada Motorsport.com.

"Tim-tim F1 mengambil inisiatif dengan mendukung pembalap yang masih sangat muda, jadi menurut saya ini bukanlah bencana besar.

"Tapi mungkin situasinya lebih buruk dari biasanya, jadi kita harus tetap mengawasinya. Karena situasi yang dialami Ocon seharusnya tidak terjadi. Itu sungguh buruk.

"Dia membawa sensasi karena membalap sangat bagus. [Jika] dia tidak mendapat kursi balap, maka itu akan sangat buruk, dan ini yang harus dihindari," pungkasnya.

Nico Rosberg

Nico Rosberg

Foto oleh: Rosberg Racing Academy

Artikel Formula 1 berikutnya
RESMI: Giovinazzi rekan setim Raikkonen di Sauber 2019

Artikel sebelumnya

RESMI: Giovinazzi rekan setim Raikkonen di Sauber 2019

Next article

Sisa F1 2018, Honda ingin bereksperimen untuk musim depan

Sisa F1 2018, Honda ingin bereksperimen untuk musim depan
Muat komentar

Tentang artikel ini

Kejuaraan Formula 1
Penulis Jonathan Noble
Tipe artikel Breaking news