Sejak kecelakaan, Kubica menyetir 70% dengan tangan kiri

dibagikan
komentar
Sejak kecelakaan, Kubica menyetir 70% dengan tangan kiri
Edd Straw
Oleh: Edd Straw
17 Agt 2018 15.07

Robert Kubica mengaku harus mengubah gaya menyetir mobil Formula 1 semenjak pulih dari kecelakaan reli parah pada 2011.

Tahun ini Kubica sudah mendapat jatah lima hari testing dan tampil pada dua sesi latihan bersama Williams. Ia berkata telah berhasil mengubah gaya menyetirnya yang kini lebih dominan dengan tangan kiri, akibat keterbatasan gerakan pada tangan kanannya.

Peraih juara GP Kanada 2008 itu menyebut tangan kirinya kini jauh lebih kuat dan presisi semenjak mengalami kecelakaan parah pada salah satu ronde di reli Andora pada Februari 2011.

"Bertahun-tahun yang lalu saya mulai menjalani testing dengan simulator. Saya bertanya kepada dokter apakah mungkin tangan kiri saya akan jauh lebih sensitif dan presisi," kata Kubica kepada Motorsport.com

"Tahun lalu, Renault meminta saya untuk datang ke pusat medis untuk menjalani berbagai tes.

"Ternyata tangan kiri saya memberikan hasil 35 persen lebih baik dibandingkan yang pernah mereka lihat, dalam hal keakuratan, kecepatan, dan kekuatan.

"Jadi tubuh kita memang beradaptasi. Jika Anda menyetir dengan dua tangan dan memiliki fisik sehat, maka Anda tidak perlu seakurat itu dengan satu tangan.

"Jadi sebagai contoh, ketika saya menyetir, saya menyetir sekitar 70% dengan tangan kiri saya, dan 30% dengan tangan kanan.

"Jika saya membagi 50/50 seperti dulu kala, maka saya tidak akan mampu melakukannya."

Kubica menegaskan bahwa tidak ada risiko soal gaya barunya dalam menyetir. Ia bahkan menilai cara tersebut jauh lebih aman dibanding masa-masa ketika pembalap harus mengaktifkan F-Duct dengan satu tangan atau kaki.

"Pada 2010, saya melakukan kualifikasi dan harus menyetir dengan satu tangan saat melewati Eau Rouge, karena tangan saya lainnya harus menutup sebuah lubang yang mengalir ke sayap belakang," ungkap Kubica.

"Itu jauh lebih bahaya dibanding gaya menyetir saya sekarang, karena dulu saya benar-benar menyetir dengan satu tangan."

Slider
List

Robert Kubica, Williams FW41

Robert Kubica, Williams FW41
1/10

Foto oleh: Glenn Dunbar / LAT Images

Robert Kubica, Williams FW41

Robert Kubica, Williams FW41
2/10

Foto oleh: Mark Sutton / Sutton Images

Robert Kubica, Williams

Robert Kubica, Williams
3/10

Foto oleh: Andrew Hone / LAT Images

Robert Kubica, Williams FW41

Robert Kubica, Williams FW41
4/10

Foto oleh: Andrew Hone / LAT Images

Robert Kubica, Williams FW41

Robert Kubica, Williams FW41
5/10

Foto oleh: Zak Mauger / LAT Images

Robert Kubica, Williams FW41

Robert Kubica, Williams FW41
6/10

Foto oleh: Joe Portlock / LAT Images

Robert Kubica, Williams FW41

Robert Kubica, Williams FW41
7/10

Foto oleh: Jerry Andre / Sutton Images

Robert Kubica, Williams FW41

Robert Kubica, Williams FW41
8/10

Foto oleh: Zak Mauger / LAT Images

Robert Kubica, Williams

Robert Kubica, Williams
9/10

Foto oleh: Manuel Goria / Sutton Images

Robert Kubica, Williams Martini Racing

Robert Kubica, Williams Martini Racing
10/10

Foto oleh: Glenn Dunbar / LAT Images

Artikel Formula 1 berikutnya
Alonso beberkan alasan hengkang dari F1

Artikel sebelumnya

Alonso beberkan alasan hengkang dari F1

Next article

Grosjean pada Leclerc: Musim kedua akan lebih sulit

Grosjean pada Leclerc: Musim kedua akan lebih sulit
Load comments

Tentang artikel ini

Kejuaraan Formula 1
Pembalap Robert Kubica
Tim Williams
Penulis Edd Straw
Tipe artikel Breaking news