Statistik menarik dari GP Bahrain

dibagikan
komentar
Statistik menarik dari GP Bahrain
Oleh:
4 Apr 2019 12.40

Motorsport.com merangkum semua statistik penting dan menarik dari GP Bahrain termasuk pole perdana Charles Leclerc di Formula 1.

Lihat Juga:

Klik foto di bawah untuk melihat statistik menarik berikutnya...

Slider
Daftar

1/22

Foto oleh: Glenn Dunbar / LAT Images

Charles Leclerc menjadi pembalap ke-99 yang berhasil mencetak pole di Formula 1. Menariknya, GP Bahrain 2019 adalah balapan F1 yang ke-999.

2/22

Foto oleh: Jerry Andre / Sutton Images

Leclerc adalah pembalap Monako pertama yang merebut pole di F1. Kompatriotnya, Louis Chiron dan Olivier Beretta, tidak pernah meraih hasil lebih tinggi dari posisi kedelapan.

3/22

Foto oleh: Andy Hone / LAT Images

Pembalap berusia 21 tahun itu menjadi pembalap pertama yang memimpin 40 lap atau lebih tapi gagal merebut kemenangan sejak Lewis Hamilton pada GP Monako 2015.

4/22

Foto oleh: Simon Galloway / Sutton Images

Hamilton membukukan kemenangannya yang ke-74 di F1. Pembalap Mercedes itu membutuhkan 17 kemenangan lagi untuk menyamakan rekor Michael Schumacher.

5/22

Foto oleh: Mark Sutton / Sutton Images

Ini juga menjadi kemenangan Hamilton yang ke-53 bersama Mercedes, atau kedua terbanyak untuk total kemenangan bersama tim yang sama.

Schumacher juga memegang rekor ini dengan 72 kemenangan bersama Ferrari. Sementara Sebastian Vettel menorehkan 38 kemenangan bersama Red Bull, dan Ayrton Senna meraih 35 trofi juara bersama McLaren.

6/22

Foto oleh: Jerry Andre / Sutton Images

Untuk yang ke-13 kalinya secara beruntun, Hamilton mencetak sedikitnya satu kemenangan di setiap musim (2007-2019). Ia hanya kalah dari Schumacher dengan kemenangan di 15 musim berturut-turut antara 1992 dan 2006.

7/22

Foto oleh: Simon Galloway / Sutton Images

Leclerc menorehkan fastest lap pertamanya di Bahrain. Ia juga menjadi pembalap Monako pertama yang meraih capaian tersebut.

8/22

Foto oleh: Zak Mauger / LAT Images

Leclerc juga menjadi pembalap Monako pertama yang berdiri di podium sejak GP Monako 1950

9/22

Foto oleh: LAT Images

Pembalap Monako itu tidak lain adalah Louis Chiron yang mencetak podium pada musim pertama Formula 1, kala itu membalap untuk Maserati.

10/22

Foto oleh: Zak Mauger / LAT Images

Podium Hamilton di Bahrain adalah yang ke-136 sepanjang kariernya di F1. Schumacher di tempat teratas memiliki 155 podium, sementara Vettel belum berhasil menambah koleksi 111 podiumnya.

11/22

Foto oleh: Zak Mauger / LAT Images

Walau tidak tampil menonjol, Valtteri Bottas masih bisa mencetak podiumnya yang ke-32, menyamai total Jean Alesi, Jacques Laffite, dan legenda F1, Jim Clark.

12/22

Foto oleh: Zak Mauger / LAT Images

Vettel memimpin balapan untuk yang ke-99 kalinya, membuntuti rekor Schumacher (142) dan 130 yang ditorehkan Hamilton.

13/22

Foto oleh: Simon Galloway / Sutton Images

Vettel kini telah menyelesaikan 10 balapan tanpa kemenangan, rentetan terburuknya sejak 2016.

14/22

Foto oleh: Simon Galloway / Sutton Images

Max Verstappen finis keempat di Sakhir, sekaligus mengakhiri rentetan podiumnya di enam balapan.

15/22

Foto oleh: Steven Tee / LAT Images

Lando Norris menjadi pembalap Inggris Raya ke-60 yang mendulang poin di F1. Sebagai perbandingan, ada 51 pembalap dari AS, 47 dari Italia, dan 38 dari Prancis.

16/22

Foto oleh: Andy Hone / LAT Images

Kimi Raikkonen finis di poin untuk yang ke-206 kalinya pada Minggu. Sementara Schumacher 221 kali, Fernando Alonso 202 kali, dan Hamilton 194 kali.

17/22

Foto oleh: Andy Hone / LAT Images

Finis di urutan kesembilan, Alexander Albon menjadi pembalap Thailand kedua sepanjang sejarah F1 yang meraih poin.

18/22

Foto oleh: LAT Images

Ia mengikuti jejak Pangeran Bira, yang tiga kali mengamankan hasil lima besar antara 1950 dan 1954 bersama Maserati.

19/22

Foto oleh: Jerry Andre / Sutton Images

Romain Grosjean gagal finis untuk yang ke-42 kalinya dalam 145 start sepanjang kariernya di F1, dengan persentase 28,97%. Pada 2012 ia tersingkir di delapan dari 19 balapan (42,11%).

20/22

Foto oleh: Zak Mauger / LAT Images

Dua balapan F1 2019 terlewati, Carlos Sainz sudah menyamai jumlah DNF musim lalu, dua.

21/22

Foto oleh: Andy Hone / LAT Images

Mobil Daniel Ricciardo dan Nico Hulkenberg berhenti secara tiba-tiba ketika balapan tinggal menyisakan beberapa lap saja. Ini menandai pertama kalinya Renault mengalami DNF ganda sejak GP Meksiko 2017, dan pertama kalinya sejak 2003 kedua mobil sama-sama tersingkir dikarenakan masalah mesin.

22/22

Foto oleh: Joe Portlock / LAT Images

Bonus: Pada Feature Race Formula 2 di Bahrain, nama Alesi, Schumacher, dan Deletraz kembali bertemu untuk yang kali pertama sejak 24 tahun lalu.

Giuliano Alesi, Mick Schumacher (paling kiri), Louis Deletraz (paling kanan), masing-masing putra dari Jean Alesi, Michael Schumacher, dan Jean-Denis Deletraz, yang sama-sama berada di grid balapan F1 GP Eropa 1995.

Artikel berikutnya
Red Bull mencari "kata sandi" untuk buka potensi RB15

Artikel sebelumnya

Red Bull mencari "kata sandi" untuk buka potensi RB15

Artikel berikutnya

Eksklusif: Rencana perluasan markas Racing Point

Eksklusif: Rencana perluasan markas Racing Point
Muat komentar
Jadilah yang pertama untuk mendapatkan
berita terbaru