Statistik menarik dari GP Singapura

Motorsport.com merangkum semua statistik penting dan menarik dari gelaran Formula 1 GP Singapura yang untuk pertama kalinya balapan berlangsung dalam kondisi basah.

Statistik menarik dari GP Singapura

1/16
Pada hari Sabtu (16/9) Sebastian Vettel mencetak pole position yang ke-49 sepanjang kariernya di F1.

Foto oleh: Steven Tee / Motorsport Images

2/16
Vettel juga memecahkan rekor waktu absolut di Sirkuit Marina Bay dengan raihan 1 menit 39,491 detik. Tiga detik lebih cepat dari rekor sebelumnya yang dipegang Nico Rosberg - 1 menit 42,584 detik.

Foto oleh: Zak Mauger / Motorsport Images

Sebastian Vettel, Red Bull Racing
Sebastian Vettel, Red Bull Racing
3/16
Vettel menjadi peraih pole terbanyak di Singapura: 2011 (foto), 2013, 2015, dan 2017. Satu pole lebih banyak dibandingkan Lewis Hamilton.

Foto oleh: XPB Images

4/16
Mesin Ferrari telah mengantarkan total 213 pole position. Sejajar dengan mesin dari Renault.

Foto oleh: Sutton Images

5/16
Untuk yang pertama kalinya sepanjang sejarah Formula 1, balapan malam hari berlangsung dalam kondisi hujan.

Foto oleh: Zak Mauger / Motorsport Images

6/16
Duo Ferrari, Vettel dan Kimi Raikkonen, mengalami kecelakaan yang juga melibatkan Max Verstappen. Ini merupakan yang pertama kalinya sejak GP Meksiko 2015, tidak ada mobil dari skuat Kuda Jingkrak yang berhasil finis.

Foto oleh: Andrew Hone / Motorsport Images

7/16
Dan untuk yang kedua kalinya sepanjang sejarah F1, tidak ada pembalap Ferrari yang bisa menyelesaikan putaran pertama. Di GP Spanyol 1970, pembalap tunggal Ferrari Jackie Ickx tersingkir setelah tertabrak Jackie Oliver.

Foto oleh: Rainer W. Schlegelmilch

8/16
Verstappen sudah gagal finis tujuh kali dalam 14 balapan musim 2017. Ia menjadi pembalap dengan jumlah lap paling sedikit (457). Fernando Alonso menjadi pembalap berikutnya dengan 504 lap.

Foto oleh: Glenn Dunbar / Motorsport Images

9/16
Hamilton berhasil lolos dari insiden tikungan pertama untuk meraih kemenangannya yang ke-60 di F1, dan yang ketujuh di musim 2017.

Foto oleh: Glenn Dunbar / Motorsport Images

10/16
Daniel Ricciardo menyamai pencapaian Jacky Ickx dengan total 25 podium di F1.

Foto oleh: Sutton Images

11/16
Setelah finis urutan ketiga, Valtteri Bottas merengkuh podiumnya yang ke-13. Ia kini menyamai raihan beberapa mantan pembalap F1 termasuk Dan Gurney, Patrick Depailler, Mario Andretti, dan Giancarlo Fisichella.

Foto oleh: Andrew Hone / Motorsport Images

12/16
Meski Mercedes bisa mencetak hasil podium ganda. Belum ada tim F1 yang bisa meraih hasil 1-2 di GP Singapura.

Foto oleh: Sutton Images

13/16
Tiga pembalap memanfaatkan kekacauan insiden putaran pertama untuk meraih pencapaian terbaik mereka di F1: Carlos Sainz Jr (P4), Jolyon Palmer (P6), dan Stoffel Vandoorne (P7).

Foto oleh: Sam Bloxham / Motorsport Images

14/16
Meski tidak pernah bisa start dari posisi sepuluh besar, Sergio Perez selalu berhasil meraup poin di GP Singapura.

Foto oleh: Glenn Dunbar / Motorsport Images

15/16
Berkat raihan Esteban Ocon di urutan ke-10, Force India telah 11 kali mencetak hasil poin ganda di 2017. Ocon juga menjadi satu-satunya pembalap selain Hamilton yang selalu finis di tiap balapan musim ini.

Foto oleh: Sutton Images

Nico Hulkenberg, Renault Sport F1 Team RS17
Nico Hulkenberg, Renault Sport F1 Team RS17
16/16
Nico Hulkenberg akhirnya resmi memegang rekor yang tidak diinginkan. Pembalap Renault itu kini menjadi pembalap dengan start Grand Prix terbanyak (129) tanpa pernah meraih hasil podium sekali pun. Hulkenberg sempat berada di posisi ketiga sebelum harus tersingkir karena masalah hidraulis.

Foto oleh: Sutton Images

dibagikan
komentar
Gagal bersaing, Honda anggap McLaren sulit beradaptasi
Artikel sebelumnya

Gagal bersaing, Honda anggap McLaren sulit beradaptasi

Artikel berikutnya

GALERI: Kilas balik 13 momen terburuk Ferrari di F1

GALERI: Kilas balik 13 momen terburuk Ferrari di F1