Tes Halo Formula 1 terlihat "mengerikan"

dibagikan
komentar
Tes Halo Formula 1 terlihat
Jonathan Noble
Oleh: Jonathan Noble
13 Feb 2018 13.35

Karena beban ekstrem yang harus ditanggung mobil Formula 1, proses uji kekuatan Halo ternyata terlihat "cukup mengerikan".

Fernando Alonso, McLaren MCL32 and halo

Diwajibkannya perangkat pelindung kokpit Halo di Formula 1 mulai tahun ini membuat pusing banyak kepala. Bagaimana tidak, setiap tim kini harus bisa memastikan bahwa Halo dan mobil mereka cukup kuat untuk lulus uji tabrakan FIA.

Direktur teknis Mercedes, James Allison, pekan lalu menjelaskan bahwa Halo harus bisa menahan beban seberat "bus tingkat kota London". Sementara kepala teknisi McLaren, Matt Morris, mengaku jantungnya berdebar setiap kali melihat berlangsungnya uji tabrakan Halo.

"Ini telah menjadi tantangan yang besar," ucap Morris mengenai uji tabrakan Halo. "Bebannya sangat, sangat tinggi. Kami sudah tahu sejak awal bahwa ini akan menjadi sebuah tantangan, dan kami telah menginvestasikan banyak waktu dan uang untuk melakukan tes.

"Tentu kita tidak perlu membangun satu sasis lengkap, tapi cukup dengan komponen-komponen dari Halo itu sendiri, mulai dari yang versi dummy, setengah, hingga yang lengkap. Kita ingin melihat apa-apa saja dampaknya.

"Kami menemukan beberapa masalah, tapi rencana sudah dibuat sejak lama jadi kami bisa mengatasinya lebih awal dan menyesuaikannya dengan sasis utama.

"Saya tidak mengatakan kami melewatinya dengan mudah, dan ada beberapa kejadian yang membuat jantung kami seperti berhenti seperti saat melakukan tes statis dengan sudut miring, di mana Halo harus menahan beban seberat bus [tingkat] London.

"Ketika Anda melihatnya, uji tabrakan ini terlihat cukup mengerikan, mengingat besarnya beban yang harus ditanggung."

Morris mengungkapkan bahwa ada kemungkinan tim-tim lain mengalami kesulitan untuk bisa melewati uji tabrakan Halo.

"Menarik untuk dilihat, apakah tim lain ada yang mengalami masalah," tambahnya. "Ini adalah tes yang cukup sulit, jadi saya tidak akan kaget jika masalah muncul.

"Mudah-mudahan tidak, karena saya ingin melihat semua tim hadir di tes musim dingin. Tapi harus diakui ini adalah tantangan yang menarik."

Terus ikuti berita terbaru Formula 1 2018 di sini.

Slider
List

McLaren MCL32, halo

McLaren MCL32, halo
1/10

Foto oleh: Sutton Images

Stoffel Vandoorne, McLaren, with halo device

Stoffel Vandoorne, McLaren, with halo device
2/10

Foto oleh: Steven Tee / LAT Images

Lewis Hamilton, Mercedes AMG F1, with halo

Lewis Hamilton, Mercedes AMG F1, with halo
3/10

Foto oleh: Steve Etherington / LAT Images

Carlos Sainz Jr., Scuderia Toro Rosso STR12, halo

Carlos Sainz Jr., Scuderia Toro Rosso STR12, halo
4/10

Foto oleh: Sutton Images

Stoffel Vandoorne, McLaren, Halo device fitted

Stoffel Vandoorne, McLaren, Halo device fitted
5/10

Foto oleh: Steven Tee / LAT Images

Fernando Alonso, McLaren MCL32, halo

Fernando Alonso, McLaren MCL32, halo
6/10

Foto oleh: Sutton Images

The halo device is fitted to the cockpit of a McLaren MCL32

The halo device is fitted to the cockpit of a McLaren MCL32
7/10

Foto oleh: Steven Tee / LAT Images

Fernando Alonso, McLaren MCL32, halo

Fernando Alonso, McLaren MCL32, halo
8/10

Foto oleh: Sutton Images

Antonio Giovinazzi, Haas F1 Team VF-17 and halo

Antonio Giovinazzi, Haas F1 Team VF-17 and halo
9/10

Foto oleh: Sutton Images

Fernando Alonso, McLaren MCL32 and halo

Fernando Alonso, McLaren MCL32 and halo
10/10

Foto oleh: Sutton Images

Artikel Formula 1 berikutnya
Acronis jadi sponsor baru Williams F1

Artikel sebelumnya

Acronis jadi sponsor baru Williams F1

Next article

VIDEO: Suara perdana mesin F1 2018 Renault

VIDEO: Suara perdana mesin F1 2018 Renault
Load comments

Tentang artikel ini

Kejuaraan Formula 1
Penulis Jonathan Noble
Tipe artikel Breaking news