Vandoorne ambil hikmah dari periode sulit McLaren-Honda

Terjebak di tengah-tengah periode sulit McLaren-Honda, Stoffel Vandoorne berusaha mengambil hikmah positif dari musim penuh pertamanya di Formula 1.

Vandoorne ambil hikmah dari periode sulit McLaren-Honda
Stoffel Vandoorne, McLaren MCL32
Stoffel Vandoorne, McLaren
Stoffel Vandoorne, McLaren
Stoffel Vandoorne, McLaren MCL32
Stoffel Vandoorne, McLaren MCL32
Stoffel Vandoorne, McLaren MCL32

Pada awal 2017, Vandoorne berharap bisa memulai musim penuh pertamanya di F1 dengan hasil yang baik. Apalagi pembalap asal Belgia itu telah membuat banyak orang terkesan saat ia bisa langsung meraih poin pada penampilan debutnya di GP Bahrain 2016 – saat itu menggantikan Fernando Alonso.

Tapi drama reliabilitas mesin Honda yang telah dimulai sejak tes pramusim membuat harapan Vandoorne tidak tercapai. Ia harus menjalani musim yang sulit, dan bekerja ekstra keras untuk bisa memaksimalkan potensi sasis mobil McLaren MCL32.

Tapi Vandoorne mengakui bahwa periode sulit yang ia lewati justru memberikannya pelajaran yang berharga. Bahkan menurutnya, ia merasa menjadi pembalap yang lebih kuat.

"Ini adalah tantangan sulit pertama sepanjang karier saya," ucap Vandoorne kepada Motorsport.com. "Sepanjang karier junior saya, biasanya saya bisa selalu menang. Ya.. tentunya saya pernah mengalami beberapa balapan yang sulit.

"Tapi sebelumnya saya tidak pernah berada di posisi di mana saya tidak cukup kompetitif untuk bisa meraih hasil. Bisa dibilang, ini justru membuat saya lebih kuat. Pastinya ini menjadi bekal berharga.

"Jelas ini bukan situasi yang saya inginkan. Tapi suatu saat nanti, ketika kami bisa bangkit dan kompetitif kembali, masa-masa sulit seperti ini tentunya sangat membantu."

dibagikan
komentar
Williams cetak keuntungan di paruh pertama 2017

Artikel sebelumnya

Williams cetak keuntungan di paruh pertama 2017

Artikel berikutnya

Jadwal lengkap F1 GP Malaysia 2017

Jadwal lengkap F1 GP Malaysia 2017
Muat komentar

Tentang artikel ini

Kejuaraan Formula 1
Pembalap Stoffel Vandoorne
Tim McLaren
Penulis Jonathan Noble