Formula 1 2017

Verstappen sebut pengawas balapan "idiot" dan "membunuh F1"

Max Verstappen meluapkan kekesalannya terhadap pengawas balap FIA yang menurutnya telah "membunuh Formula 1" akibat keputusan "idiot" di GP Amerika Serikat.

Max Verstappen, Red Bull Racing RB13

Verstappen harus berjuang keras dari posisi start ke-16 hingga melintasi garis finis di urutan ketiga setelah menyalip Kimi Raikkonen secara dramatis pada putaran terakhir balapan GP Amerika Serikat.

Tapi pengawas balap FIA menjatuhi hukuman penalti waktu lima detik kepada Verstappen karena dianggap telah memotong lintasan di Tikungan 17. Akibatnya Verstappen kembali turun ke urutan keempat di hasil akhir balapan meski sudah berada di ruang persiapan podium.

Kubu Red Bull geram dengan hukuman tersebut yang mereka nilai "terlalu keras". Ayah Verstappen, Jos, bahkan membuat kehebohan di media sosial Twitter setelah mengunggah cuitan gambar logo FIA dengan tulisan "Ferrari International Assistance".

"Kita menyaksikan balapan yang seru, tapi karena keputusan bodoh seperti itu, mereka membunuh Formula 1," kesal Verstappen.

"Ada satu pengawas balap idiot yang selalu membuat keputusan untuk merugikan saya.

"Padahal kita bisa melihat semua pembalap melebar di mana-mana, tidak ada itu namanya batasan lintasan. Di Tikungan 9, Anda bisa melebar, di Tikungan 19, Anda juga bisa keluar lintasan, dan mereka tidak melakukan tindakan apa-apa.

"Sama halnya seperti yang dilakukan [Valtteri] Bottas. Saya berusaha menyalip, tapi ia terus melaju lewat luar lintasan; dan kembali masuk, jadi saya harus benar-benar menyalipnya. Dan itu tidak ada tindakan apa-apa, padahal ia jelas-jelas mendapatkan keuntungan.

"Ini tidak bagus buat Formula 1. Mereka harus jelas soal apa yang tidak diizinkan."

Tulis komentar
Tampilkan komentar
Tentang artikel ini
Kejuaraan Formula 1
Event GP Amerika Serikat
Trek Circuit of the Americas
Pembalap Max Verstappen
Tim Red Bull Racing
Tipe artikel Breaking news
Tag berita f1, gp amerika serikat
Topik Formula 1 2017