Visibilitas terganggu, F1 siap terapkan aturan baru di 2019

dibagikan
komentar
Visibilitas terganggu, F1 siap terapkan aturan baru di 2019
Jonathan Noble
Oleh: Jonathan Noble
28 Agt 2018 12.55

Formula 1 siap menerapkan sejumlah aturan baru di musim 2019 sebagai respons dari keluhan para pembalap soal masalah visibilitas kaca spion.

Sejak diperkenalkannya mobil generasi terbaru, pembalap kerap mengeluh masalah visibilitas kaca spion. Hal ini memaksa FIA untuk segera mencari solusinya, terlebih setelah insiden nyaris tabrakan antara Carlos Sainz dan Sebastian Vettel pada kualifikasi GP Austria lalu.

Dengan aturan baru, sayap belakang nantinya akan menjadi 50 mm lebih tinggi. Ini untuk membuka ruang lebih besar antara bagian bawah sayap belakang dan bagian atas sidepod.

Selain itu posisi kaca spion akan diatur lebih lanjut sehingga nantinya akan terletak di posisi yang lebih rendah dan jauh dari titik tengah mobil.

Aturan pemasangan kaca spion juga diperketat agar tim tidak mengorbankan aspek keselamatan demi penambahan performa.

Topik kaca spion kembali hangat setelah insiden pada sesi latihan terakhir GP Belgia, di mana Stoffel Vandoorne diimpit secara tidak sengaja oleh Valtteri Bottas. Pembalap Finlandia itu mengaku tidak sempat melihat Vandoorne yang melaju kencang di belakangnya.

Ketika Motorsport.com bertanya tentang seberapa buruk jarak pandang kaca spion, Bottas menjawab: "Buat saya, [tahun] ini adalah yang tersulit.

"Yang menjadi penting adalah posisi sayap belakang, ukuran sayap belakang, dan visibilitas dari kaca spion. Sayap belakang menghalangi sebagian ruang pandang ke belakang," tuturnya.

Artikel Formula 1 berikutnya
FIA ungkap alasan tak menskors Hulkenberg seperti Grosjean 2012

Artikel sebelumnya

FIA ungkap alasan tak menskors Hulkenberg seperti Grosjean 2012

Next article

Leclerc sudah jajal mobil Ferrari 2018 di Monza

Leclerc sudah jajal mobil Ferrari 2018 di Monza
Load comments

Tentang artikel ini

Kejuaraan Formula 1
Penulis Jonathan Noble
Tipe artikel Breaking news