Calderon ingin berbagi lintasan dengan pembalap F1

dibagikan
komentar
Calderon ingin berbagi lintasan dengan pembalap F1
Oleh:
4 Jan 2019 15.02

Setelah mengetes mobil Sauber, Tatiana Calderon berharap diberi kesempatan turun pada sesi latihan resmi musim Formula 1 2019.

Calderon, tiga musim terakhir ini berlaga di GP3, pertama kali mencicipi sensasi mobil F1 pada akhir Oktober lalu, dalam sebuah acara promosi dengan mobil Sauber C37 2018 di Kota Meksiko.

Satu bulan berikutnya, Calderon kembali memacu mobil F1, kali ini dengan mobil Sauber C32 2013 selama dua hari di fasilitas tes milik Ferrari di Fiorano, Italia.

Calderon menjelaskan, tes F1 pertamanya di Meksiko ia angap sebagai "pemanasan" sebelum "tes sesungguhnya" di Fiorano. Meski memakai mobil generasi yang lebih lawas, tes yang ia lakoni di Fiorano terasa lebih serius lantaran relatif tidak tersorot banyak media.

Dengan pengalaman baru ini, Calderon merasa siap berbagi satu lintasan dengan para pembalap reguler F1 dalam sebuah sesi latihan resmi musim 2019.

"Saya pikir mereka [Sauber] cukup penasaran," kata pembalap wanita asal Kolombia itu dalam wawancara eksklusif bersama Motorsport.com. "Tanpa ada tekanan seperti di Meksiko, mereka benar-benar ingin tahu kemampuan saya [di Fiorano].

"Menurut saya, saya sudah menunjukkan bahwa saya kompetitif di mobil F1. Saya mengemudi sendirian, jadi akan sangat bagus jika saya bisa membuat perbandingan dengan pembalap-pembalap [reguler] mereka. Mudah-mudahan ada kesempatan.

“Kita masih harus menunggu. Saya menyilangkan jari saya, berharap, itu menjadi kenyataan.

“Saya senang mereka memberi kesempatan ini, dan saya merespon dengan baik. Saya menjalaninya satu per satu, tapi ketika mereka melihat saya bisa tampil baik, mereka mungkin ingin mengetes saya dengan sesuatu yang lebih menantang," tuturnya.

Tatiana Calderón mengetes Sauber C32 di Fiorano

Tatiana Calderón mengetes Sauber C32 di Fiorano

Foto oleh: Adrien Acquitter

Calderon mengaku sempat menyimpan keraguan menjelang tes F1 perdananya. Padahal ia sudah menjalani persiapan yang intensif. Tapi usai tes, ia terkejut performanya melebihi ekspektasi.

"Saya pikir, pada akhirnya yang lebih gugup adalah tim ketimbang saya," ungkapnya. "Karena banyak sekali kamera yang bermunculan! Mereka tidak pernah melihat saya mengemudikan mobil balap, mereka hanya melihat hasilnya saja di GP3.

"Waktu itu target saya jangan membuat kesalahan, jadi selisih waktunya sempat besar. Tapi kemudian saya bisa nyaman di dalam mobil dan saya bisa lebih maksimal lagi.

"Sungguh perasaan yang luar biasa karena akhirnya bisa menjajal mobil generasi terbaru, dan membuktikan kepada tim bahwa saya bisa mengatasi tekanan. Bahkan saya sendiri juga terkejut.

"Kita semua punya keraguan tentang diri sendiri, baik secara fisik maupun mental. Apakah saya akan bisa terbiasa dengan kecepatannya, dengan remnya? Jadi ketika itu berakhir saya sangat lega, tapi saya benar-benar menikmatinya."

Selain menjajal mobil F1, Calderon juga sudah melakoni debut dengan mobil Formula E pada tes pascabalapan E-Prix Ad Diriyah, yang diramaikan pembalap-pembalap wanita. Bersama Techeetah, ia bakal kembali duduk di balik kemudi mobil Gen2 pada tes di Marrakesh, Januari ini (13/1).

Tatiana Calderon, DS TECHEETAH, DS E-Tense FE19

Tatiana Calderon, DS TECHEETAH, DS E-Tense FE19

Foto oleh: Sam Bloxham / LAT Images

"Saya pikir mereka benar-benar puas dengan pekerjaan saya, di trek dan simulator. Jadi saya senang bisa mendapat kesempatan testing lagi," imbuhnya.

"Apalagi tes ini [Marrakesh] juga tidak lagi khusus untuk wanita. Sekarang mereka melihat saya, bukan sebagai wanita, tapi seorang pembalap biasa. Jadi itu bagus."

Pun demikian, prioritas Calderon pada 2019 adalah membalap di Formula 2 sekaligus memperbarui kontraknya dengan tim F1 Sauber.

Pada tes pascamusim F2 di Abu Dhabi, Calderon menggeber mobil Charouz Racing System, tim yang sampai saat ini belum mengumumkan lini pembalap mereka untuk musim 2019.

"Saya pikir mereka [Sauber] senang dengan apa yang saya lakukan, dan saya berharap bisa bertahan," ucap Calderon. "Tapi pertama-tama, saya harus menyelesaikan urusan [kontrak balap] F2, dan baru setelah itu saya akan berbincang dengan mereka.

“Mudah-mudahan ini bisa diselesaikan. Saya dan mereka sama-sama menginginkan ini, jadi ini hanya masalah waktu saja," tukasnya.

Slider
List

Tatiana Calderon, Sauber

Tatiana Calderon, Sauber
1/10

Foto oleh: Jerry Andre / Sutton Images

Tatiana Calderon, Sauber C37

Tatiana Calderon, Sauber C37
2/10

Foto oleh: Sauber F1 Team

Tatiana Calderon, Sauber

Tatiana Calderon, Sauber
3/10

Foto oleh: Simon Galloway / Sutton Images

Tatiana Calderon, Sauber C37

Tatiana Calderon, Sauber C37
4/10

Foto oleh: Sauber F1 Team

Tatiana Calderon, Sauber

Tatiana Calderon, Sauber
5/10

Foto oleh: Manuel Goria / Sutton Images

Tatiana Calderon, Sauber

Tatiana Calderon, Sauber
6/10

Foto oleh: Mark Sutton / Sutton Images

Tatiana Calderon, Sauber C32

Tatiana Calderon, Sauber C32
7/10

Foto oleh: Adrien Acquitter

Tatiana Calderon, Sauber C32

Tatiana Calderon, Sauber C32
8/10

Foto oleh: Adrien Acquitter

Tatiana Calderon, Sauber C32

Tatiana Calderon, Sauber C32
9/10

Foto oleh: Adrien Acquitter

Tatiana Calderon, Sauber C32

Tatiana Calderon, Sauber C32
10/10

Foto oleh: Diego Mejía

Next article
Mesin Renault catat kemajuan terbesar

Artikel sebelumnya

Mesin Renault catat kemajuan terbesar

Next article

Alasan Kubica tolak tawaran Ferrari

Alasan Kubica tolak tawaran Ferrari
Muat komentar

Tentang artikel ini

Kejuaraan Formula 1
Pembalap Tatiana Calderon
Tim Sauber
Penulis Jamie Klein
Be first to get
breaking news