Whiting bicara peluang tim F1 turunkan mobil ketiga

dibagikan
komentar
Whiting bicara peluang tim F1 turunkan mobil ketiga
Oleh: Adam Cooper
19 Sep 2018 11.31

Direktur balap Formula 1, Charlie Whiting, berbicara tentang peluang tim-tim F1 menurunkan mobil ketiga.

Ide mobil ketiga kembali muncul setelah perkataan dari bos tim Mercedes, Toto Wolff. "Saya suka dengan ide itu, karena jumlah kompetitor akan semakin banyak, dan ini bisa memberi kesempatan untuk pembalap muda bertarung melawan yang lebih berpengalaman," ujar Wolff.

Namun ini bukan hal yang baru, dan di beberapa kesempatan sebelumnya, ide mobil ketiga mendapat penolakan dari tim-tim papan tengah yang keberatan melihat tim unggulan menurunkan mobil ekstra.

"Menurut saya pribadi, akan lebih bagus jika jumlah mobil bertambah banyak," kata Whiting kepada Motorsport.com. "Tapi jujur saja ide itu peluangnya sangat kecil.

"[Alasannya] sederhana saja, karena andai ide itu menjadi kenyataan, dan tim-tim dominan bisa menurunkan tiga mobil, maka tim-tim lain hanya bisa bertarung memperebutkan peringkat keempat, bukan podium.

"Jika ada tiga tim dominan dan masing-masing menurunkan tiga mobil, maka tim lain hanya bisa bertarung memperebutkan peringkat kesepuluh. Jadi saya paham mengapa ada yang menantang ide tersebut."

Selain itu tantangan yang harus dihadapi jika tim F1 menurunkan tiga mobil adalah bertambahnya jumlah staf.

"Regulasi yang ada saat ini dibuat untuk dua mobil per tim. Jadi banyak yang perlu diperhatikan. Misalnya saat ini mereka diperbolehkan membawa 60 personel di trek.

"Jadi berapa banyak lagi yang mereka butuhkan [jika ada tiga mobil per tim]? Ada perbedaan antara jumlah yang mereka butuhkan dengan jumlah yang menurut mereka butuhkan. Kita harus menentukan mana yang tepat, bisa 30 atau justru hanya 10 saja."

Whiting menyebut tantangan logistis seperti kapasitas garasi pit di setiap trek juga perlu diperhatikan.

"Kita masih bisa mengatasinya. Tapi mungkin mereka harus berhimpitan, dan ruangnya tidak bakal seluas seperti sekarang."

Slider
List

Lewis Hamilton, Mercedes AMG F1 W09 EQ Power+, Sebastian Vettel, Ferrari SF71H, Max Verstappen, Red Bull Racing RB14

Lewis Hamilton, Mercedes AMG F1 W09 EQ Power+, Sebastian Vettel, Ferrari SF71H, Max Verstappen, Red Bull Racing RB14
1/10

Foto oleh: Sam Bloxham / LAT Images

Aksi start

Aksi start
2/10

Foto oleh: Joe Portlock / LAT Images

Aksi start

Aksi start
3/10

Foto oleh: Zak Mauger / LAT Images

Lewis Hamilton, Mercedes AMG F1 W09 EQ Power+, Sebastian Vettel, Ferrari SF71H, Max Verstappen, Red Bull Racing RB14

Lewis Hamilton, Mercedes AMG F1 W09 EQ Power+, Sebastian Vettel, Ferrari SF71H, Max Verstappen, Red Bull Racing RB14
4/10

Foto oleh: Steven Tee / LAT Images

Lewis Hamilton, Mercedes AMG F1 W09 EQ Power+, Sebastian Vettel, Ferrari SF71H, Max Verstappen, Red Bull Racing RB14

Lewis Hamilton, Mercedes AMG F1 W09 EQ Power+, Sebastian Vettel, Ferrari SF71H, Max Verstappen, Red Bull Racing RB14
5/10

Foto oleh: Lionel Ng / Sutton Images

Sebastian Vettel, Ferrari SF71H, Max Verstappen, Red Bull Racing RB14

Sebastian Vettel, Ferrari SF71H, Max Verstappen, Red Bull Racing RB14
6/10

Foto oleh: Mark Sutton / Sutton Images

Lewis Hamilton, Mercedes AMG F1 W09 EQ Power+, Sebastian Vettel, Ferrari SF71H

Lewis Hamilton, Mercedes AMG F1 W09 EQ Power+, Sebastian Vettel, Ferrari SF71H
7/10

Foto oleh: Manuel Goria / Sutton Images

Suasana podium

Suasana podium
8/10

Foto oleh: Jerry Andre / Sutton Images

Suasana podium

Suasana podium
9/10

Foto oleh: Mark Sutton / Sutton Images

Toto Wolff, Executive Director, Mercedes AMG

Toto Wolff, Executive Director, Mercedes AMG
10/10

Foto oleh: Steve Etherington / LAT Images

Artikel Formula 1 berikutnya
FIA akan periksa lagi perangkat kamera Ferrari

Artikel sebelumnya

FIA akan periksa lagi perangkat kamera Ferrari

Next article

McLaren pertimbangkan pakai set-up Monza di GP Rusia

McLaren pertimbangkan pakai set-up Monza di GP Rusia
Muat komentar

Tentang artikel ini

Kejuaraan Formula 1
Penulis Adam Cooper
Tipe artikel Breaking news