Williams: Integrasi Halo akan cukup sulit bagi tim F1

dibagikan
komentar
Williams: Integrasi Halo akan cukup sulit bagi tim F1
Adam Cooper
Oleh: Adam Cooper
20 Nov 2017 12.42

Bos teknis Williams, Paddy Lowe, mengungkapkan kesulitan yang dihadapi tim Formula 1 dalam mengintegrasikan perangkat Halo ke sasis mobil musim 2018.

Valtteri Bottas, Williams FW38 Mercedes with halo

Mulai musim 2018. semua tim yang berlaga di F1 diwajibkan memasang perangkat pelindung kokpit Halo. FIA juga akan melakukan tes tambahan untuk menguji kekuatan rangka-rangka sebelum mobil bisa lulus homologasi.

"Memasang perangkat itu [Halo] ke mobil menjadi sebuah proyek yang besar," kata Lowe. "Kami masih mengerjakannya, dan proses pengintegrasiannya memang cukup sulit.

"Ada beban tinggi yang harus dihadapi, jadi dampak terbesar ada pada masalah struktural ketimbang aerodinamika.

Lowe menilai ada kemungkinan setiap tim memiliki cara yang berbeda dalam pengintegrasian Halo pada sasis mobil F1 2018.

"Saya pikir ada keuntungan performa dari itu [cara pemasangan Halo]," tambahnya, "Aspek terpenting adalah bagaimana mereka bisa memenuhi syarat [tes kekokohan] tersebut secara seefisien mungkin. Seberapa banyak berat yang bisa Anda pangkas untuk tetap bisa lulus? Karena semua ini terkait pada berat."

Menurut Lowe, dampak pada aerodinamika mobil akan kecil, meski tim bisa mengembangkan sayap-sayap kecil pada Halo selama memenuhi batas FIA untuk mengalirkan udara.

"Dampak pada aerodinamika akan cukup kecil. Kami belum menganggap hal tersebut sebagai hal yang besar. Kerugiannya juga tidak besar. Memang ada celah [keuntungan] di sana, tapi tidak banyak."

Slider
List

Paddy Lowe, Williams Formula 1, Rob Smedley, Head of Vehicle Performance, Williams

Paddy Lowe, Williams Formula 1, Rob Smedley, Head of Vehicle Performance, Williams
1/10

Foto oleh: Glenn Dunbar / LAT Images

Paddy Lowe, Williams Formula 1, Rob Smedley, Head of Vehicle Performance, Williams

Felipe Massa, Williams FW38 Mercedes, with Halo

Felipe Massa, Williams FW38 Mercedes, with Halo
2/10

Foto oleh: Glenn Dunbar / LAT Images

Alfonso Celis Jr., Sahara Force India VJM10 and halo

Alfonso Celis Jr., Sahara Force India VJM10 and halo
3/10

Foto oleh: Sutton Images

Lewis Hamilton, Mercedes AMG F1, with halo

Lewis Hamilton, Mercedes AMG F1, with halo
4/10

Foto oleh: Steve Etherington / LAT Images

Fernando Alonso, McLaren with halo

Fernando Alonso, McLaren with halo
5/10

Foto oleh: Steven Tee / LAT Images

Daniel Ricciardo, Red Bull Racing RB13, climbs into his cockpit, fitted, a halo

Daniel Ricciardo, Red Bull Racing RB13, climbs into his cockpit, fitted, a halo
6/10

Foto oleh: Zak Mauger / LAT Images

Carlos Sainz Jr., Scuderia Toro Rosso STR12, halo

Carlos Sainz Jr., Scuderia Toro Rosso STR12, halo
7/10

Foto oleh: Sutton Images

Sebastian Vettel, Ferrari SF16-H running the Halo cockpit cover

Sebastian Vettel, Ferrari SF16-H running the Halo cockpit cover
8/10

Marcus Ericsson, Sauber C36, with halo

Marcus Ericsson, Sauber C36, with halo
9/10

Foto oleh: Andrew Hone / LAT Images

Paddy Lowe, Williams Shareholder and Technical Director

Paddy Lowe, Williams Shareholder and Technical Director
10/10

Foto oleh: Sutton Images

Paddy Lowe

Artikel Formula 1 berikutnya
Advertorial: Preview GP Abu Dhabi bersama F1 Experiences

Artikel sebelumnya

Advertorial: Preview GP Abu Dhabi bersama F1 Experiences

Next article

Ecclestone: Mesin F1 2021 masih terlalu mahal

Ecclestone: Mesin F1 2021 masih terlalu mahal

Tentang artikel ini

Kejuaraan Formula 1
Penulis Adam Cooper
Tipe artikel Breaking news