Wolff: Renault akan alami lompatan prestasi di F1 2018

Bos Mercedes Toto Wolff meyakini bahwa rival Renault akan menjadi tim Formula 1 dengan lompatan prestasi terbesar pada 2018.

Wolff: Renault akan alami lompatan prestasi di F1 2018

Dengan dukungan investor utamanya, Renault yang kembali ke F1 sejak mengambilalih Lotus akhir 2015, Wolff meyakini bahwa pabrikan Prancis memiliki sumberdaya untuk membuat lompatan terbesar tahun ini.

Berkaca pada kompetitor tahun ini, Wolff mengatakan kepada Motorsport.com, “Force India? Duel antara [Sergio] Perez dan [Esteban] Ocon akan menghibur. Keduanya ingin menunjukkan dirinya agar mendapatkan lebih baik di 2019. Jadi musim ini sangat penting bagi keduanya.

“Williams memiliki desain berani, jadi saya penasaran bagaimana hasilnya. Pendatang baru [Sergey] Sirotkin minim pengalaman, tapi memiliki kecepatan. [Lance] Stroll harus menjadi pimpinan tim di usia 19 pada tahun keduanya [di F1].

“Tetapi Renault yang akan melakukan lompatan terbesar menurut saya. Mereka akan menggunakan sumber daya dan memiliki pembalap ambisius terdiri atas [Nico] Hulkenberg dan [Carlos] Sainz.”

Lanjut ke tim-tim berikutnya, ia mengatakan bawa Toro Rosso bisa mengejutkan sementara Sauber juga tak boleh diabaikan.

“Toro Rosso juga memiliki faktor Franz Tost dan ambisi baru Honda. Bos tim adalah pembalap dan pekerja keras, jadi mungkin saja ada kejutan.

“Haas-Ferrari akan sulit dianalisa karena pada 2017 mereka turun sedikit, sementara McLaren-Renault memiliki mesin sama untuk bersaing dengan Red Bull. Keduanya menglaim memiliki sasis terbaik, yang akan menyenangkan.

“Sauber dan Alfa Romeo juga lebih dari sekadar gaya-gayaan marketing. Mereka punya terowongan angin terbaik di F1, dengan [Charles] Lecrec sebagai pembalap yang digadang-gadang menjadi bintang masa depan, juga ada Vasseur, pembalap sejati, sebagai bos tim.”

Pujian Ricciardo / Verstappen

Mengenai ambisi timnya sendiri, Wolff mengatakan tak ada alasan bahwa tim pemenang dengan empat gelar juara akan mengalami masa mudah tahun ini, karena ia melihat banyaknya peluang bagi lawan-lawan terdekat.

“Ferrari melakukan lompatan besar dari 2016 ke 2017. Mobil akan kencang kembali tahun ini dan Sebastian [Vettel] sebagai pimpinan begitu kuat dan percaya diri.

“Red Bull memiliki kombinasi hebat pembalap: pria ceria [Daniel Ricciardo] yang dapat mengemudi dengan sangat baik dan bakat luar biasa [dalam Max Verstappen] yang membuat F1 lebih semarak. Pasangan ini merupakan terbaik.

“Ditambah, pada paruh kdua 2017, tim mengalami perkembangan tidak dialami tim lain. Jika Red Bull tetap akrab dengan Renault, akan menjadi lawan tangguh.”

Keputusan Bottas pada musim panas

Pujian Wolff terhadap pasangan Red Bull muncul seiring berita Ricciardo sebagai kandidat pembalap Mercedes 2019 jika tim memilihnya menggantikan Valtteri Bottas.

Bicara tentang susunan pembalap tahun depan, Wolff mengatakan, “Kami akan melihat bagaimana ia [Bottas] berkembang pada tahun ini dan mengambil keputusan mulai musim panas.

“Untuk Lewis, perpanjangan tinggal masalah detail. Saya berasumsi kami akan terus bersama.”

Wawancara oleh Gerhard Kuntschik.

Ikuti Motorsport.com di:

dibagikan
komentar
Tes Barcelona: Alonso sendirian memimpin di trek tak ideal

Artikel sebelumnya

Tes Barcelona: Alonso sendirian memimpin di trek tak ideal

Artikel berikutnya

Layanan F1 TV Pro belum akan tersedia di Indonesia

Layanan F1 TV Pro belum akan tersedia di Indonesia
Muat komentar

Tentang artikel ini

Kejuaraan Formula 1
Tim Mercedes , Renault F1 Team
Penulis Jonathan Noble