Binotto Sebut F1 2020 Beri Pelajaran bagi Leclerc

Usai penampilan mengesankan sepanjang 2019, performa Charles Leclerc menurun cukup drastis pada Formula 1 musim lalu. Namun, bos Ferrari, Mattia Binotto, menilai pembalapnya telah banyak berkembang.

Binotto Sebut F1 2020 Beri Pelajaran bagi Leclerc

Dalam tahun pertamanya bersama skuad kuda jingkrak, Leclerc berhasil membukukan 10 podium, termasuk dua kemenangan di Belgia dan Monza, mengantarkan ke peringkat keempat klasemen akhir.

Berbekal raihan apik itu, sang pembalap mengusung optimisme tinggi jelang bergulirnya F1 2020. Tetapi paket mobil SF1000 yang tidak kompetitif, menjadi penghalang besar Leclerc untuk melaju kencang sepanjang tahun lalu.

Pun begitu, dia masih mampu mengklaim dua podium, yang mana hasil terbaiknya adalah finis kedua pada seri pembuka Grand Prix Austria. Selain itu, Leclerc juga unggul 65 poin atas mantan rekan setim Sebastian Vettel.

“Secara keseluruhan musim, saya pikir ini musim yang penting baginya,” kata Binotto kepada Formula1.com.

“Sangat sulit dari sudut pandang daya saing mobil kami, namun saya kira dalam hal pemimpin tim, dia sedang mengembangkan dirinya sendiri.

“Menurut saya, Charles tidak perlu membuktikan seberapa cepat dia. Saya pikir semua orang tahu betapa bagusnya dia, saat mengemudi, memenuhi syarat, balapan, (serta bagaimana menghadapi) kondisi sulit. Saya kira dalam hal itu lagi, (dia) sangat bagus.”

Baca Juga:

Binotto kemudian secara khusus menyoroti kualitas Leclerc sebagai motivator tim. Bahkan Team Principal Ferrari itu berani memprediksi, bahwa pembalapnya bakal tampil kuat pada musim-musim mendatang.

“(Charles) sangat suportif,” ucap Binotto.

“Dia mengerti kapan waktunya untuk mendukung tim, kapan waktunya untuk menekan, kapan waktunya untuk benar-benar meningkat. Dia sadar bahwa hasil di masa depan juga bergantung pada kontribusinya.

“Menurut saya, dia benar-benar seorang pemimpin. Tidak hanya sebagai pembalap, dia cukup banyak mengembangkan dirinya musim ini.

“Selain itu, dia juga belajar banyak dalam hal mengemudi, mengatur ban, race pace, dan saya pikir dalam hal, tentu saja kemampuannya untuk mengemudi, dia meningkat selama musim (2020).

“Jadi, saya yakin Charles akan menjadi pembalap tangguh di masa depan. Dia sudah sangat kuat, tapi dia akan menjadi lebih kuat - dan juga tentunya pada tahun depan.”

Ferrari bertekad bangkit dari keterpurukan pada F1 2021. Selain membangun power unit yang sepenuhnya baru, pabrikan Italia itu juga akan diperkuat pembalap anyar, Carlos Sainz Jr.

dibagikan
komentar
Szafnauer Akui Transisi Racing Point ke Aston Martin Sulit

Artikel sebelumnya

Szafnauer Akui Transisi Racing Point ke Aston Martin Sulit

Artikel berikutnya

Jack Aitken Pede Bisa Dipromosikan ke Formula 1

Jack Aitken Pede Bisa Dipromosikan ke Formula 1
Muat komentar