Bos Alpine Sebut Timnya Belum Butuh Kemenangan

CEO Alpine, Leurent Rossi, menilai timnya tak harus meraih kemenangan di Formula 1 dalam waktu dekat. Namun, ia mengakui ada gairah besar untuk meraih podium tertinggi.

Bos Alpine Sebut Timnya Belum Butuh Kemenangan

Tahun ini, Alpine memiliki penampilan jauh di bawah musim lalu, ketika tim masih menggunakan nama Renault, dengan diperkuat oleh Daniel Ricciardo dan Esteban Ocon.

Mereka bisa meraih tiga podium yang didapatkan kedua pembalapnya untuk membawa Renault tembus lima besar dalam klasemen akhir konstruktor.

Namun, Alpine kehilangan momentum musim ini. Ocon gagal menampilkan performa terbaiknya, meski telah mengenal mobil dengan baik.

Alpine pun berharap dapat menjalankan proyek baru sesuai dengan rencana tahun ini. Tapi, masalah pada terowongan angin selama berbulan-bulan pada musim dingin, membuat mereka kesulitan untuk mengeluarkan potensi mobil yang sesungguhnya.

Perlahan, masalah tersebut perlahan mulai bisa diperbaiki, dengan membuat kemajuan di Portugal dan Spanyol. Tetapi, tim asal Prancis itu kembali mengalami penurunan ketika memasuki sirkuit jalan raya di Monako.

Setelah melakoni 10 balapan awal, Alpine berada di peringkat ketujuh klasemen sementara konstruktor. Mereka hanya berjarak sembilan poin dari AlphaTauri yang menduduki urutan kelima.

Alpine menyatakan, bahwa pengembangan mobil 2021 dipengaruhi oleh masalah yang mereka alami di terowongan angin, sembari menegaskan target utama adalah regulasi F1 musim depan.

“Bohong jika saya mengatakan kami baik-baik saya dan percaya diri dengan 2022, karena mayoritas tim yang meningkatkan mobil mereka tahun ini juga membangun mobil untuk tahun depan,” kata Rossi.

“Jadi, jika kami tidak dapat mengubah beberapa hal dan tren, kami akan terus mendapatkan hasil yang sama. Kami harus membuat perubahan.

“Menurut saya, kami bisa tampil lebih baik tahun depan dibandingkan memikirkan perfoma musim ini. Penampilan kami tidak memuaskan, tempat ketujuh bukanlah yang kami inginkan.

“Kami akan kecewa jika kami tetap berada di posisi ini pada akhir musim, terlebih jika kami tahu mobil kami cukup kuat untuk menjadi juara dunia.”

Baca Juga:

Sejak berganti nama menjadi Alpine untuk mengiklankan merek mobil sport keluaran mereka sendiri, struktur organisasi tim juga dirombak secara besar-besaran.

Laurent Rossi menyatakan bahwa langkah komersial ini telah berhasil, dan ia yakin kesuksesan timnya di Formula 1 akan segera menyusul.

Meski Alpine belum mencapai level yang diinginkan, setelah penjualan mobil komersial alami peningkatan, mereka bisa lebih leluasa dalam melakukan pengembangan.

“Kami belum membutuhkan kemenangan, tapi kami tidak hanya berada di sini untuk melihat merek kami berada di dinding dan merasa senang, Kami juga ingin kemenangan,” ujarnya.

“Senang rasanya bisa berada di sini dan menggunakan platform ini untuk mempromosikan merek Alpine. Tetapi sekarang kami harus menunjukkan peningkatan.

“Orang-orang akan terbiasa dengan kinerja kami seiring berjalannya waktu dan membandingkannya. Mereka akan menyamai kinerja kami di trek dengan mobil jalan raya.

“Contohnya adalah Ferrari. Mereka menang pada Minggu, lalu mereka menjual mobil pada Senin, berarti kerja keras mereka terbayar lunas.”

Davide Brivio, Direktur Balap, Alpine F1, dan Esteban Ocon, Alpine F1

Davide Brivio, Direktur Balap, Alpine F1, dan Esteban Ocon, Alpine F1

Foto oleh: Charles Coates / Motorsport Images

dibagikan
komentar
McLaren Siapkan Senjata Baru Hadapi Ferrari di GP Hungaria

Artikel sebelumnya

McLaren Siapkan Senjata Baru Hadapi Ferrari di GP Hungaria

Artikel berikutnya

Aston Martin Disinyalir Alami Konflik Internal

Aston Martin Disinyalir Alami Konflik Internal
Muat komentar