Bos Aston Martin Kagumi Kemampuan Vettel Mengingat Detail

Prinsipal Aston Martin, Otmar Szafnauer, kagum dengan daya ingat Sebastian Vettel. Hal ini tidak pernah ditemui dalam interaksi dengan pembalap F1 lain.

Bos Aston Martin Kagumi Kemampuan Vettel Mengingat Detail

Diskusi setelah sesi latihan hingga balapan menjadi tidak mudah dengan kehadiran Vettel. Juara dunia Formula 1 empat kali itu mampu mengingat segala sesuatu hingga detail.

Pembalap Jerman tersebut bahkan kerap menuntut perbaikan sampai hal kecil. Tentu saja, hal itu sangat merepotkan ketika tidak ada waktu yang cukup untuk melakukannya.

Jalan tengahnya, mereka kembali merundingkan mana yang mesti diprioritaskan dan mana yang bisa ditunda hingga ada waktu longgar.

“Pengarahan jauh lebih detail dari sebelumnya. Karena para level yang terperinci seperti ini, mereka juga butuh waktu lama. Kami kadang harus melihat ke jam karena kami tidak bisa melakukan itu untuk waktu yang sangat lama,” ujarnya.

“Jadi bagi kami yang penting, melihat dulu beberapa hal itu, mendiskusikan prioritas tertinggi dan kemudian mencurahkan pada topik lain.”

Pria keturunan Amerika Serikat dan Rumania tersebut tak ragu menyanjung Vettel. Pembalap veteran itu banyak memberikan informasi kepada tim yang sebelumnya bernama Racing Point.

Baca Juga:

“Cara Seb mengingat setiap lap sangat impresif. Dia mengingat setiap detail kecil dari setiap tikungan,” katanya.

“Saya tidak pernah tahu hal itu dari pembalap lain. Berdasarkan itu, kami mendapat lebih banyak informasi dari Seb daripada yang kami dapat di masa lalu dengan pembalap kami.”

Terlepas dari kerumitan itu, Szafnauer menilai masukan dan kritik dari Vettel sangat berguna dalam pengembangan kualitas mobil dan tim.

“Dia mengamati dan mengurusi setiap aspek pada mobil, drivetrain, ergonomik dan segalanya. Tentu saja, segala yang dia katakan kepada kami, kami berusaha meningkatkannya,” ia mengungkapkan.

Dikritik melempem, Vettel berhasil menjawab dengan raihan 30 poin dan peringkat ke-10. Memang pria 34 tahun tersebut belum menunjukkan kualitasnya sebagai pemegang titel juara dunia, tapi setidaknya capaian itu lebih baik daripada musim terakhirnya di Ferrari.

Pembalap tersebut menutup petualangan dengan si Kuda Jingkrak musim lalu setelah memberikan peringkat ke-13 dan 33 poin.

dibagikan
komentar
FIA Tolak Campur Tangan Mengenai Manuver Kualifikasi F1

Artikel sebelumnya

FIA Tolak Campur Tangan Mengenai Manuver Kualifikasi F1

Artikel berikutnya

Penonton Kembali, Verstappen Tak Masalah Minim Dukungan di Silverstone

Penonton Kembali, Verstappen Tak Masalah Minim Dukungan di Silverstone
Muat komentar