Bottas bertahan di Mercedes untuk F1 2018

dibagikan
komentar
Bottas bertahan di Mercedes untuk F1 2018
Glenn Freeman
Oleh: Glenn Freeman
13 Sep 2017 11.37

Tim Formula 1 Mercedes telah memperpanjang kontrak Valtteri Bottas untuk musim 2018.

Valtteri Bottas, Mercedes AMG F1 in the Press Conference
Race winner Lewis Hamilton, Mercedes AMG F1, second place Valtteri Bottas, Mercedes AMG F1
Race winner Lewis Hamilton, Mercedes AMG F1 and Valtteri Bottas, Mercedes AMG F1 celebrate, the team
Valtteri Bottas, Mercedes AMG F1
Valtteri Bottas, Mercedes AMG F1 W08
Valtteri Bottas, Mercedes AMG F1 W08

Setelah menandatangani perpanjangan kontrak satu tahun, pembalap asal Finlandia itu merasa terhormat masih bisa menjadi bagian dari skuat juara bertahan Mercedes.

"Saya merasa terhormat dan bangga dapat melanjutkan kerja sama dengan Mercedes untuk musim 2018, dan juga masih menjadi bagian dari keluarga Mercedes.

"Bersama-sama, kami akan terus berkembang dan semakin kuat tiap harinya. Jika kami terus bekerja keras, saya percaya hanya langit yang akan menjadi batasan kami."

Bos tim Mercedes, Toto Wolff, menambahkan: "Kami memberikan Valtteri sebuah tantangan besar di awal tahun ini: bergabung dengan tim di menit-menit terakhir, menjadi pembalap tim papan atas F1, dan berpasangan dengan salah satu pembalap terbaik saat ini sebagai rekan setimnya.

"Mengingat hal-hal tersebut, hasil yang ia raih selama ini semakin terlihat impresif. Ada momen-momen yang berkesan dan ada juga yang tidak – tapi lebih banyak yang berkesan. Seperti saat ia berhasil mencetak kemenangan di Rusia dan Austria.

"Secara keseluruhan, keseimbangan performa dan tren peningkatan yang ia tunjukkan membuat kami yakin untuk melanjutkan kerja sama ini ke tahun 2018. Keharmonian antara Valtteri dan Lewis [Hamilton] telah bekerja dengan baik, dan itulah yang kami butuhkan untuk bertarung dengan lawan-lawan kami."

Artikel Formula 1 berikutnya

Tentang artikel ini

Kejuaraan Formula 1
Pembalap Valtteri Bottas
Tim Mercedes
Penulis Glenn Freeman
Tipe artikel Breaking news