Bottas diperkirakan bertahan di Williams untuk 2017

Setelah sempat tertarik untuk bergabung bersama tim Renault di 2017, Valtteri Bottas diperkirakan akan tetap memperkuat tim Williams untuk musim depan.

Pembalap Finlandia itu baru saja mematahkan rekor pembalap Inggris Raya, Jim Clark, sebagai pembalap F1 yang paling ‘setia’ dengan satu tim. Pekan ini, Bottas akan melakukan balapan yang ke-74 bersama tim yang berbasis di Grove itu.

Diperkirakan, rekor itu akan tetap berlanjut, karena Bottas diyakini telah memilih untuk bertahan bersama tim yang memberikan debutnya di balapan F1 pada tahun 2013 – setelah menjadi pembalap uji coba untuk tim tersebut sejak 2010.

Sebelum memilih bertahan, Bottas diyakini sempat melakukan perbincangan dengan Renault, terkait peluangnya sebagai calon rekan satu tim Nico Hulkenberg di tim pabrikan Perancis tersebut.

Williams menjalani salah satu musim tersulit mereka pada tahun ini. Setelah dapat bersaing dengan tim-tim papan atas di dua musim sebelumnya, kini mereka harus kewalahan meladeni persaingan dengan tim-tim papan tengah seperti Force India.

Kepala teknis Williams, Pat Symonds, mengakui timnya tidak berhasil mendapatkan peningkatan dari paket-paket pembaruan yang mereka perkenalkan di musim ini.

“Saya pikir, tahun ini kami mengalami kebuntuan yang luar biasa. Sementara, tim-tim lain, terutama Force India, telah mengalami kemajuan,” ujar Symonds.

“Banyak paket-paket pembaruan yang kami rancang untuk musim ini, tidak memberikan peningkatan seperti yang kami harapkan. Akibatnya, kami tidak dapat memenuhi target yang telah kami pasang.”

Formasi pembalap Williams untuk musim 2017, diperkirakan akan diumumkan pada awal bulan depan. Pengumuman tersebut juga menjadi formalitas bagi calon pembalap Williams dan peraih gelar juara F3 Eropa tahun ini, Lance Stroll, yang hampir dipastikan akan menggantikan Felipe Massa – yang akan pensiun dari F1 pada akhir musim ini.

Jadilah bagian dari sesuatu yang besar

Tulis komentar
Tampilkan komentar
Tentang artikel ini
Kejuaraan Formula 1
Pembalap Valtteri Bottas
Tim Williams
Tipe artikel Breaking news