Bottas: Peluang menyalip akan lebih besar di trek lain

Valtteri Bottas tidak setuju dengan klaim bahwa mobil-mobil F1 2017 telah membuat peluang menyalip menjadi mustahil, dan bersikeras beberapa trek lain dapat menyuguhkan aksi balap yang lebih seru.

Bottas: Peluang menyalip akan lebih besar di trek lain
Sebastian Vettel, Ferrari SF70H, leads Valtteri Bottas, Mercedes AMG F1 W08
Lewis Hamilton, Mercedes AMG, 2nd Position, Sebastian Vettel, Ferrari, 1st Position, and Valtteri Bo
Valtteri Bottas, Mercedes AMG F1 W08, 3rd Position, arrives in Parc Ferme
Valtteri Bottas, Mercedes AMG F1 W08
Valtteri Bottas, Mercedes AMG F1 W08
Valtteri Bottas, Mercedes AMG, 3rd Position, is interviewed by Mark Webber on the podium
Valtteri Bottas, Mercedes AMG F1 W08

Meski aksi salip menyalip tidak banyak terjadi di balapan pembuka F1 2017 pekan lalu, sirkuit Albert Park memang tergolong trek yang sulit bagi pembalap untuk melakukan overtake.

Tapi Bottas yakin hal yang sama tidak akan terulang di beberapa trek musim ini, terutama di GP Tiongkok pekan depan yang memiliki lurusan panjang.

Ketika ditanya oleh Motorsport.com apakah sulitnya menyalip di GP Australia disebabkan oleh faktor trek atau regulasi, Bottas menjawab: "Secara umum, untuk melakukan overtake memang akan sedikit lebih sulit, tetapi itu akan lebih bergantung pada trek.

"Sirkuit yang memiliki lurusan panjang akan menyuguhkan balapan yang seru karena efek slipstream sekarang semakin besar. Ditambah juga dengan DRS di sayap belakang.

"Jadi di beberapa tempat kita akan menyaksikan balapan yang seru, sementara di beberapa tempat seperti di Barcelona, kami memang akan kesulitan menyalip. Kita lihat saja nanti bagaimana balapannya, tetapi yang pasti di sini [Australia] memang lebih sulit untuk menyalip dibandingkan tahun lalu."

Dampak negatif regulasi baru

Meski banyak orang sudah memprediksi aksi salip menyalip akan sulit terjadi berkat tambahan downforce, Bottas juga menyayangkan prediksi tersebut menjadi kenyataan.

"Ketika kami menggunakan mobil yang sama dan ban yang kurang lebih mirip, kami memang sangat kesulitan di trek seperti ini," tambahnya.

"Dengan mobil baru, begitu jaraknya tinggal kurang dari dua detik, kami kesulitan menempel mobil di depan . Kami kehilangan banyak cenkeraman. Jadi kami harus benar-benar melaju lebih kencang agar bisa memiliki peluang untuk menyalip. Saya pikir itu cukup disayangkan."

Global Fan Survey 2017 - Indonesia

dibagikan
komentar
Red Bull harus tunggu hingga GP Kanada untuk upgrade mesin Renault

Artikel sebelumnya

Red Bull harus tunggu hingga GP Kanada untuk upgrade mesin Renault

Artikel berikutnya

Sauber terkejut dengan kualitas debut F1 Giovinazzi

Sauber terkejut dengan kualitas debut F1 Giovinazzi
Muat komentar