Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia

Bottas Ragu Russell Bisa Redam Kecepatan Hamilton

Valtteri Bottas tidak yakin George Russell punya kemampuan untuk mengalahkan Lewis Hamilton, sang pemegang tujuh gelar juara dunia Formula 1.

George Russell, Lewis Hamilton, Mercedes

Setelah tiga musim bersama Williams, Russell dipromosikan ke Mercedes pada musim 2022. Dia menggantikan Bottas yang pindah ke Alfa Romeo. Banyak yang penasaran melihat bagaimana kedua pembalap bakal saling berinteraksi.

Beberapa percaya Russell dapat menghentikan laju kencang Hamilton. Tetapi, tak sedikit pula yang meragukan driver muda Inggris itu. Sebab, rekan setimnya kini jauh lebih berambisi merebut titel kedelapan usai kegagalan tahun lalu.

Dalam wawancara dengan The Sun baru-baru ini, Bottas melontarkan opininya perihal Russell. Menurutnya, hampir mustahil untuk menaklukkan Hamilton. #44 dinilai memiliki level skill serta pengalaman jauh di atas #63.

“Saya tidak melihat siapa pun yang bisa mengalahkan Lewis dalam waktu dekat dengan mobil seperti miliknya,” kata Bottas.

“George akan mampu beradaptasi dengan baik dengan tim, karena dia telah menjadi pembalap Mercedes selama beberapa tahun. Tapi mengalahkan Lewis tidak mudah. Saya mengalaminya sendiri.”

“Konsistensinya sepanjang musim hampir tidak mungkin untuk ditandingi. Misalnya, bahkan ketika dia mengalami hari yang buruk, itu tidak berarti dia akan membuat kesalahan. Level rata-rata performanya selalu sangat tinggi, dalam segala situasi.”

Valtteri Bottas, Mercedes, Lewis Hamilton, Mercedes dan George Russell, Williams saat parade pembalap di F1 GP Abu Dhabi 2021

Valtteri Bottas, Mercedes, Lewis Hamilton, Mercedes dan George Russell, Williams saat parade pembalap di F1 GP Abu Dhabi 2021

Foto oleh: Charles Coates / Motorsport Images

Satu hal karakteristik menonjol dari Lewis Hamilton adalah kemampuannya untuk beradaptasi dalam kondisi berbeda. Apakah itu karena set-up mobil yang berubah, atau apakah lantaran terjadi perubahan cuaca.

“Kemampuannya mengelola ban juga merupakan keterampilan khusus yang, seperti orang lain, sangat tertanam dalam bakatnya,” ucap Bottas mengomentari kekuatan Hamilton.

“Saya bisa bangga bahwa pada satu titik, saya bisa mengalahkan Lewis. Tapi itu tidak cukup untuk meraih kemenangan di akhir musim.”

Baca Juga:

Selama lima musim tandem dengan Hamilton, Bottas memang beberapa kali dapat mengalahkan pembalap Mercedes itu. Namun, dia juga kerap gagal melampaui peringkat dalam klasemen akhir.

Faktanya, pada 2017 dan 2021, Bottas menduduki posisi ketiga. Sedangkan musim 2018, pria asal Finlandia itu tidak lebih baik dari urutan kelima.

“Ketika saya bergabung dengan Mercedes, sulit bagi saya untuk memimpin karena ada Lewis di sana,” ujar Bottas.

“Dengan dia berada di tim, selalu sulit bagi saya untuk mengambil peran utama itu. Jadi, sekarang ini berbeda dan awal yang baru bagi saya. Memiliki peran utama itu adalah perasaan yang baik.

“Sebagian dari diri saya akan selalu merindukan bekerja di Mercedes. Sekarang saya mulai melihat kembali waktu saya di sana. Saya telah mencoba mengambil semua momen positif yang kami miliki.”

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya Christian Horner: Mendepak Michael Masi Itu Keputusan Kejam
Artikel berikutnya Mattia Binotto: Ferrari Belum Bisa Jadi Favorit Juara F1 2022

Top Comments

Belum ada komentar. Mengapa Anda tidak menulis sesuatu?

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia