Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia

Bottas: Pekerjaan Alfa Romeo Masih Banyak

Pembalap Alfa Romeo, Valtteri Bottas, mengatakan bahwa timnya memiliki banyak pekerjaan, setelah durasi tesnya terbatas.

Alfa Romeo C42

Valtteri Bottas bergabung dengan Alfa Romeo untuk Formula 1 2022, setelah menghabiskan lima tahun bersama Mercedes-AMG Petronas F1. Ia mencatatkan 10 kemenangan dan berkontribusi membawa The Silver Arrows meraih lima gelar juara dunia konstruktor.

Sayangnya, menatap musim ini, Bottas justru terhambat akan satu hal. Ia tak bisa menjalani program tes di Barcelona secara mulus karena mobilnya mengalami isu reliabilitas.

Selama tiga hari, jarak yang ditempuh Bottas saat mengendarai Alfa Romeo C42 tidak sebesar pembalap lainnya, yakni hanya 54 lap. Hal ini pun membuat Bottas sedikit kecewa.

Alfa Romeo juga kesulitan menghadapi porpoising yang mereka alami, sama seperti tim lain. Ditambah, isu mekanik di hari terakhir membuat tim pelanggan Ferrari tersebut hanya bisa menyelesaikan 175 lap saja.

Berbicara pada saat hari peluncuran Alfa Romeo C42, Minggu (27/2/2022), pembalap asal Finlandia tersebut mengatakan ada beberapa poin yang harus ditingkatkan pada mobilnya. Ia juga mengungkapkan mobilnya memiliki potensi, walau sesi tes yang dijalaninya terbatas.

"Saya merasa kami masih berada dalam tahap yang sangat awal untuk mengenal mobil ini," ujar pembalap 32 tahun tersebut.

"Bagi saya, durasi tes memang terbatas. kami hanya menggunakan dua tipe ban yang berbeda. Setelan yang kami ubah juga sedikit. Jadi, masih ada banyak hal yang perlu kami temukan.

"Itu sebabnya kami bertekad untuk bekerja lebih keras lagi setelah tes dan semoga saja kami lebih memahami mobil di Bahrain nanti.

"Ada banyak pekerjaan yang harus diselesaikan. Saya tidak mengeluhkan itu. Tapi saya merasa ada potensi besar di paket ini. Saya sangat menantikan aksi-aksinya bersama tim ini."

Baca Juga:

Alfa Romeo memilih untuk mengadakan hari syuting lagi di Circuit de Barcelona-Catalunya, Spanyol, pada hari Minggu dalam upaya untuk menyelesaikan beberapa jarak tempuh menjelang tes kedua di Bahrain, yang dimulai pada 10 Maret.

Prinsipal Tim Alfa Romeo Racing Frederic Vasseur merasa yakin skuadnya akan mampu mengatasi masalah porpoising dan mekanik tepat waktu untuk Bahrain.

"Ini jadi tantangan bagi kami, tapi saya cukup yakin kami bisa menghadapinya pekan depan," ucap Vasseur.

"Kami memiliki sesi filming, dan akan menurunkan mobil secara beruntun ke lintasan. Tapi untuk Bahrain, saya pikir kami berada di jalur yang tepat.

"Kita semua membicarakan hal ini, soal mobil memantul, ini selalu menjadi masalah jika ada regulasi baru. Dua atau tiga balapan, saya rasa tidak akan ada lagi yang membicarakan hal ini. Akan ada isu yang berbeda nantinya.

"Tapi kami harus memperbaiki ini. Kami telah melihat apa yang dialami oleh tim lain. Semuanya membuat perkembangan yang besar dalam tiga hari. Kami akan kembali pekan depan, dengan konfigurasi yang berbeda untuk memperbaiki hal itu."

Direktur Teknis Alfa Romeo Jan Monchaux menjelaskan bahwa tim tidak pernah bermasalah dengan reliabilitas. Tapi karena perubahan desain yang ekstrem, hal itu malah berbalik.

"Kami memiliki masalah di mana-mana untuk kami perbaiki. Tapi saya percaya bahwa kami bisa mengatasi itu," kata Monchaux.

"Saya lebih lega jika masalah itu terjadi sekarang ketimbang terjadi di tengah musim. Itu karena Anda harus memperbaiki semua masalah itu secara bersamaan. Itu sebabnya kami menjalani sesi tes.

"Kami ingin memiliki jarak tempuh yang lebih besar. Itu pasti. Tapi sayangnya ini yang bisa kami hasilkan. Kami tidak bisa mengubahnya.

"Kami perlu kembali ke markas untuk memperbaiki beberapa hal. Dan semoga saja pada tes kedua semuanya berjalan lebih mulus. Saya yakin itu."

Valtteri Bottas, Alfa Romeo

Valtteri Bottas, Alfa Romeo

Photo by: Alfa Romeo

Be part of Motorsport community

Join the conversation

Video terkait

Artikel sebelumnya Michael Andretti Ungkap Cara Lain ke Formula 1
Artikel berikutnya Red Bull Anggap Ferrari dan McLaren Ancaman di F1 2022

Top Comments

Belum ada komentar. Mengapa Anda tidak menulis sesuatu?

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia