Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia

Valtteri Bottas Senang Alfa Romeo Tunjukkan Performa Bagus

Bentuk kuat Alfa Romeo pada dua seri awal Formula 1 2022 sesuai dengan harapan Valtteri Bottas ketika memilih tim tersebut, usai pindah dari Mercedes.

Valtteri Bottas, Alfa Romeo C42, Kevin Magnussen, Haas VF-22

Bottas memutuskan untuk bergabung dengan Alfa Romeo setelah kehilangan tempat di Mercedes karena diambil oleh George Russell.

Tampaknya, itu bukan pilihan yang salah, karena pembalap asal Finlandia itu start dan finis di posisi keenam di Bahrain. Sedangkan di Arab Saudi, ia start dari grid kedelapan dan hampir menyelesaikan balapan di urutan keenam.

Jelas, hasil tersebut memberikan kepuasan bagi Valtteri Bottas yang tetap kuat meski berada di tim papan tengah.

Ini juga sesuai dengan harapannya ketika pertama kali sepakat untuk bergabung dengan Alfa Romeo.

“Saya pikir ini adalah skenario terbaik untuk musim pertama kami yang dapat saya bayangkan dengan informasi yang saya miliki,” kata Bottas kepada Motorsport.com mengenai performa tim yang telah melebihi ekspektasi.

“Jadi ya, tentu saja saya sangat senang dengan keputusan yang saya buat, dan saya juga senang secara keseluruhan. Saya sangat menikmatinya.

“Jika kami dapat terus meningkatkan performa mobil, tidak diragukan lagi kami akan mampu untuk selalu memperjuangkan Q3 di masa depan dan finis di posisi 10 besar. Jadi itu bagus untuk dilihat.”

Baca Juga:

Valtteri Bottas merasa jika timnya mampu mempertahankan performa dan tampil konsisten, maka ia tak ragu dapat melewati Mercedes. Ia yakin Alfa Romeo bisa mengejar Red Bull Racing dan Ferrari untuk menjadi tim terbaik ketiga di grid.

“Saya pikir itu yang perlu menjadi target sekarang. Sepertinya kami kurang lebih berada di tempat yang sama seperti di Bahrain, meski saya pikir ini mungkin lebih sulit,” ujarnya.

“Saya pikir memiliki tujuan untuk menjadi yang terbaik dari yang lain adalah motivasi yang baik, dan target yang bagus. Semoga kami bisa memperebutkan posisi kelima dalam balapan. Itu akan menjadi langkah besar bagi kami.”

Di Sirkuit Jeddah, Bottas mendapatkan panggilan untuk masuk ke pit ketika suhu mesin Ferrari miliknya terlalu tinggi.

Setelah para mekanik membersihkan radiator dan tidak terlihat adanya perbaikan, tim kembali memanggilnya untuk menghentikan balapannya saat itu juga.

“Suhu mesin meningkat tajam, awalnya perlahan, tapi kemudian naik dengan sangat cepat dan tidak ada yang bisa menghentikan itu,” ujarnya.

“Jadi, kemungkinan ada kebocoran atau semacamnya. Pada akhirnya kami memutuskan untuk menghentikan balapan, jika tidak maka mesinnya akan hancur.

“Saya pikir kami memiliki balapan yang bagus. Saya bertarung dengan Fernando (Alonso), yang juga harus menyelesaikan balapan.

“Jadi, saya merasa mampu memperjuangkan posisi keenam. Mobil terasa bagus, dan kecepatannya juga cukup baik. Mungkin kami sedikit lebih unggul atas Alpine. Jadi itu tidak buruk.”

Valtteri Bottas, Alfa Romeo C42, Kevin Magnussen, Haas VF-22, Pierre Gasly, AlphaTauri AT03

Valtteri Bottas, Alfa Romeo C42, Kevin Magnussen, Haas VF-22, Pierre Gasly, AlphaTauri AT03

Foto oleh: Mark Sutton / Motorsport Images

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya Toto Wolff Klaim Problem Mercedes W13 Terjadi Secara Menyeluruh
Artikel berikutnya Las Vegas Gelar Balapan F1 Sabtu Malam pada 2023

Top Comments

Belum ada komentar. Mengapa Anda tidak menulis sesuatu?

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia