Bottas Sudah Sembilan Bulan Tanpa Kemenangan

Valtteri Bottas sudah sembilan bulan tidak mampu memenangi balap Formula 1. Kesempatan untuk menghapus kondisi buruk itu cukup terbuka di Grand Prix Austria.

Bottas Sudah Sembilan Bulan Tanpa Kemenangan

Rasanya memang sulit dipercaya bila runner-up F1 2019 dan 2020, Valtteri Bottas, belum mampu merebut lagi kemenangan lomba dalam sembilan bulan terakhir.

Pembalap Tim Mercedes-AMG Petronas F1 itu kali terakhir naik podium utama pada GP Rusia 2020 di Sirkuit Sochi Autodrom pada akhir September lalu. Setelah itu, dalam 15 balapan berikutnya atau sembilan bulan lebih beberapa hari, Bottas tak lagi mampu menang.

Dari delapan balapan yang sudah digelar di Kejuaraan Dunia Formula 1 2021, hasil finis terbaik pembalap Finlandia itu adalah podium ketiga masing-masing di Bahrain, Portugal, Spanyol, dan Styria.

Tidak sampai di situ kondisi buruk Bottas. Tiga kali gagal merebut poin – dua karena kecelakaan (Emilia Romagna dan Monaco) serta finis P12 di Azerbaijan – membuatnya semakin jauh dari pacuan perburuan gelar. Kini, ia hanya berada di P5 klasemen (74 poin).

Harapan Bottas untuk menghapus kondisi buruk tersebut terbuka cukup lebar di GP Austria, akhir pekan ini. Sirkuit Red Bull Ring terbilang cukup bersahabat bagi pembalap 31 tahun tersebut.

Dari total sembilan kemenangan yang sudah direbut Bottas – semua bersama Mercedes yang diperkuatnya sejak 2017 – dua di antaranya ia bukukan di GP Austria, yakni pada 2017 dan 2020.   

Bottas juga mampu tampil cepat di Sirkuit Red Bull Ring. Dari 17 pole position yang sudah direbut, tiga di antaranya ia catat di trek yang hanya memiliki panjang lintasan 4,318 km ini, yakni pada GP Austria 2017, 2018, dan 2020.  

Valtteri Bottas, Mercedes W12

Valtteri Bottas, Mercedes W12

Foto oleh: Steve Etherington / Motorsport Images

Akhir pekan ini, hingga latihan bebas ketiga (FP3) GP Austria, performa Bottas juga tidak begitu mengecewakan.  Ia selalu masuk lima besar dengan P4 di FP1 serta masing-masing P2 di FP2 dan FP3.

“Sebetulnya, ketimbang membuat lompatan besar dalam waktu lap, akan lebih bagus bila kami mampu menemukan set-up yang tepat,” ucap Bottas, yang mampu naik podium ketiga pada GP Styria 2021, Minggu (27/6/2021) pekan lalu.

“Menurut saya, kami sudah melakukan awalan bagus di GP Austria kali ini. Namun, ini baru latihan bebas. Anda tidak akan pernah tahu program apa yang dilakukan tim lain.”

Valtteri Bottas juga mengakui, Red Bull Racing juga masih sangat kuat di sirkuit kandangnya ini. Pada lomba GP Styria lalu, Max Verstappen mampu meninggalkan rekan setim Bottas yang juga juara dunia bertahan, Lewis Hamilton, hingga 35 detik lebih di P2.

“Mereka memang mampu lebih cepat daripada kami di trek-trek lurus. Namun, itu hanya kelemahan kecil dari mobil kami,” kata Bottas.

Baca Juga:

Pembalap yang melakukan balap pertama F1 bersama Williams Racing pada GP Australia 2013 itu menambahkan, penggunaan ban dengan kompon yang lebih lunak di GP Austria kali ini juga memberikan pengaruh besar.

“Sepertinya, ban lunak kali ini (C5, garis merah) memiliki daya tahan lebih lama. Menurut saya, temperatur akan fluktuatif sepanjang akhir pekan ini. Mari kita lihat apa pengaruhnya terhadap ban nanti,” tutur Valtteri Bottas.

“Akhir pekan lalu, Max Verstappen benar-benar di luar jangkauan kami. Namun, ini pekan baru. Kami sudah belajar banyak. Jadi, kami berharap mampu memperkecil gap karena Red Bull pasti akan sangat cepat lagi di sini.”

dibagikan
komentar
Hasil FP3 F1 GP Austria: Verstappen Makin Jauh Tinggalkan Mercedes

Artikel sebelumnya

Hasil FP3 F1 GP Austria: Verstappen Makin Jauh Tinggalkan Mercedes

Artikel berikutnya

Hasil Kualifikasi F1 GP Austria: Verstappen Pole, Norris Redam Duet Mercedes

Hasil Kualifikasi F1 GP Austria: Verstappen Pole, Norris Redam Duet Mercedes
Muat komentar