Bottas tak ingin ulangi kesalahan bodoh

dibagikan
komentar
Bottas tak ingin ulangi kesalahan bodoh
Oleh:
13 Jun 2019 13.41

Valtteri Bottas berujar, "kesalahan bodoh" yang ia buat saat babak Q3 kualifikasi menjadi penyebab atas hasil kurang memuaskan di GP Kanada.

Bottas kini terpaut 29 poin dari rekan setimnya di Mercedes, Lewis Hamilton, yang menyabet kemenangan kelimanya musim ini usai balapan sarat kontroversi di Montreal pekan lalu.

Hamilton dinyatakan sebagai pemenang setelah Sebastian Vettel, yang finis pertama di trek, diganjar penalti lima detik.

Sementara Bottas harus puas finis di urutan keempat setelah memulai balapan dari grid keenam. Ini merupakan pertama kalinya pembalap Mercedes finis di luar podium musim ini.

Baca Juga:

Bottas mengaku harus membayar mahal atas kesalahan yang ia buat saat babak penentuan pole ketika ia tergelincir dan kemudian mencetak waktu yang jauh dari kata rapi di percobaan terakhirnya.

"Saya merasa tampil bagus di Q1 dan Q2. Di Q2 saya punya ide jelas tentang bagaimana melakukan peningkatan, mana yang harus ditingkatkan, saya sangat percaya diri," kata Bottas.

"Tetapi setelah itu saya membuat kesalahan bodoh [di Q3] yang pada akhirnya membuat saya kehilangan beberapa poin. Jelas itu membuat saya kecewa. Pekan sulit seperti ini tidak boleh terulang lagi, saya ingin bertarung memperebutkan gelar. Saya harus move on.

"Mungkin ini jadi panggilan buat saya untuk 'bangun' lagi. Saya yakin bisa belajar dari kesalahan itu. Pikiran saya sekarang sudah tertuju pada GP Prancis."

Bottas menyelamatkan satu poin tambahan setelah mencetak fastest lap. Tetapi dengan dua kemenangan, dibandingkan dengan lima yang dicetak Hamilton, Bottas mulai kehilangan momentum.

Ditanya apakah ia mulai merasakan tekanan, Bottas berkata: "Tidak, tidak ada tekanan. Saya sangat senang dengan situasi sekarang, dan hasil yang kami raih sejak awal tahun.

"Saya menikmatinya. Saya membuat satu kesalahan [saat kualifikasi]. Mungkin waktu itu saya terlalu ngotot, itu bisa terjadi.

"Menurut saya hasil yang diraih pada beberapa balapan sebelumnya tidak ada kaitannya dengan tekanan, dan saya pikir itu tidak akan terjadi."

Slider
Daftar

Valtteri Bottas, Mercedes AMG W10

Valtteri Bottas, Mercedes AMG W10
1/10

Foto oleh: Zak Mauger / LAT Images

Valtteri Bottas, Mercedes AMG F1

Valtteri Bottas, Mercedes AMG F1
2/10

Foto oleh: Steve Etherington / LAT Images

Valtteri Bottas, Mercedes AMG W10

Valtteri Bottas, Mercedes AMG W10
3/10

Foto oleh: Steve Etherington / LAT Images

Valtteri Bottas, Mercedes AMG W10, Max Verstappen, Red Bull Racing RB15

Valtteri Bottas, Mercedes AMG W10, Max Verstappen, Red Bull Racing RB15
4/10

Foto oleh: Glenn Dunbar / LAT Images

Valtteri Bottas, Mercedes AMG W10

Valtteri Bottas, Mercedes AMG W10
5/10

Foto oleh: Glenn Dunbar / LAT Images

Valtteri Bottas, Mercedes AMG W10, Max Verstappen, Red Bull Racing RB15

Valtteri Bottas, Mercedes AMG W10, Max Verstappen, Red Bull Racing RB15
6/10

Foto oleh: Joe Portlock / LAT Images

Valtteri Bottas, Mercedes AMG F1

Valtteri Bottas, Mercedes AMG F1
7/10

Foto oleh: Mark Sutton / Sutton Images

Valtteri Bottas, Mercedes AMG F1

Valtteri Bottas, Mercedes AMG F1
8/10

Foto oleh: Joe Portlock / LAT Images

Valtteri Bottas, Mercedes AMG F1

Valtteri Bottas, Mercedes AMG F1
9/10

Foto oleh: Mark Sutton / Sutton Images

Valtteri Bottas, Mercedes AMG W10

Valtteri Bottas, Mercedes AMG W10
10/10

Foto oleh: Zak Mauger / LAT Images

Artikel berikutnya
Ricciardo lebih pantas dihukum ketimbang Vettel

Artikel sebelumnya

Ricciardo lebih pantas dihukum ketimbang Vettel

Artikel berikutnya

Ferrari batal ajukan banding penalti Vettel

Ferrari batal ajukan banding penalti Vettel
Muat komentar
Jadilah yang pertama untuk mendapatkan
berita terbaru