Bottas: Williams kehilangan banyak poin akibat masalah ban

dibagikan
komentar
Bottas: Williams kehilangan banyak poin akibat masalah ban
Jonathan Noble
Oleh: Jonathan Noble
Diterjemahkan oleh: Ibrahim Haddad
25 Sep 2016 10.50

Valtteri Bottas yakin Williams yang tidak mampu memahami secara penuh karakteristik ban tahun ini menyebabkan mereka kehilangan banyak poin di klasemen Formula 1 musim ini.

Valtteri Bottas, Williams FW38 Mercedes, leads Lewis Hamilton, Mercedes F1 W07 Hybrid
Valtteri Bottas, Williams F1 Team
Valtteri Bottas, Williams Martini Racing
Valtteri Bottas, Williams FW38
Valtteri Bottas, Williams FW38
Felipe Massa, Williams FW38 Mercedes, leads Kevin Magnussen, Renault Sport F1 Team RS16 Valtteri Bot
Valtteri Bottas, Williams Martini Racing, on the grid
Rob Smedley, Williams Head of Vehicle Performance
Valtteri Bottas, Williams FW38 on the grid
Valtteri Bottas, Williams F1 Team

Williams kini harus bersaing dengan ketat melawan Force India dalam memperebutkan posisi keempat di klasemen konstruktor. Kedua tim tersebut hanya terpisah 1 poin dengan sisa enam balapan di musim ini.

Untuk dapat merebut posisi keempat, Williams telah merekrut mantan personel Ferrari, Antonio Spagnolo untuk dapat meningkatkan pemahaman ban yang mereka gunakan. Williams diyakini memiliki kelemahan pada aspek tersebut setelah salah satu personel utama mereka pindah ke tim rival pada awal musim.

Bottas berkata, masalah tersebut kini sudah jelas terlihat dampaknya, terutama ketika Force India memiliki kekuatan dengan pemahaman ban mereka.

“Tentu tim kami saat ini belum menjadi empat tim teratas dalam aspek penguasaan karakter ban musim ini. Dan bila kami benar-benar ingin berada di posisi keempat pada akhir musim, maka kami harus tampil total di semua area – terutama di aspek ban.

“Beberapa tim lawan yang lebih memahami aspek tersebut musim ini menyebabkan kami kehilangan banyak poin, tetapi saya tahu kami sedang bekerja menangani masalah tersebut.”

Ketika ditanya apakah pertarungan dengan Force India saat ini semakin memperjelas masalah yang dialami oleh Williams, Bottas menjawab: “Saya pikir iya.

“Bahkan di beberapa balapan ketika kami tahu mobil kami memiliki laju yang lebih cepat atau menyamai laju mereka, entah bagaimana caranya mereka pada akhirnya berhasil meraih hasil yang lebih baik.”

“Contoh terbaik adalah ketika di Hockenheim. Perhitungan-perhitungan yang kami lakukan dengan strategi kami tidak terceminkan dengan hasil sebenarnya.”

Rencana jangka panjang

Kepala divisi performa Williams, Rob Smedley berujar, peran yang dipegang oleh Spagnolo tidak hanya untuk membantu pemahaman Williams dengan ban saat balapan, tetapi juga untuk memajukan proyek-proyek riset dan pengembangan mereka kedepannya.

“Memang masalah ini [ban] yang menjadi kekurangan kami,” ujar Smedley. “Kami telah membuat tim untuk membantu Antonio, dan ia kini telah mendapatkan idenya sendiri.

“Ia adalah orang yang sangat cerdas dan tentunya sangat membantu kami pada minggu balapan. Tetapi masih banyak pekerjaan yang kami lakukan, dan di balik layar terkait proyek riset dan pengembangan kami.

“Selain pekerjaan yang biasa kami lakukan setiap minggu, yang juga menjadi penting adalah pekerjaan berjangka panjang seperti riset dan pengembangan. Bila pekerjaan jangka panjang itu memberi hasil, maka kami dapat membawa tim ini ke tingkat yang lebih tinggi.”

“Kami tidak hanya memaksimalkan yang kami miliki, kami juga melihat area-area lain yang dapat meningkatkan performa kami, dan hal itu dapat tercapai oleh dia dan timnya.

“Kami memiliki beberapa personel muda yang bagus di tim tersebut. Personel dari dalam Williams ataupun dari luar, dan kami terus aktif melakukan perekrutan dan ekspansi. Sehingga, hal tersebut dapat menyegarkan tim ini kembali.”

Artikel Formula 1 berikutnya
Haas “tidak terburu-buru” tetapkan formasi pembalap 2017

Artikel sebelumnya

Haas “tidak terburu-buru” tetapkan formasi pembalap 2017

Next article

Red Bull tidak berminat dengan tawaran Renault terkait Sainz

Red Bull tidak berminat dengan tawaran Renault terkait Sainz
Muat komentar

Tentang artikel ini

Kejuaraan Formula 1
Pembalap Valtteri Bottas Shop Now
Tim Williams
Penulis Jonathan Noble
Tipe artikel Breaking news