Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia

Bottas Yakin Masih Bisa Dapat Kursi F1 2025

Pembalap Formula 1 Sauber, Valtteri Bottas, sudah membayangkan peluangnya untuk mendapatkan dapat tempat di grid musim 2025. Ia mengakui harus bertindak cepat.

Valtteri Bottas, Stake F1 Team Kick Sauber

Valtteri Bottas mengatakan bahwa ia "yakin" ia akan mendapatkan kursi di Formula 1 musim 2025, dengan keputusan yang diperkirakan akan diambil dalam beberapa minggu mendatang.

Pasar pembalap 2025 sebagian besar ditentukan oleh mantan pembalap Ferrari, Carlos Sainz, yang harus mengambil keputusan antara menerima tawaran lama dari Sauber, yang akan menjadi Audi pada tahun 2026, atau bergabung dengan Williams.

Dengan Sainz sebagai pemain bebas agen yang tersisa untuk mengumumkan kesepakatan, penguluran waktu untuk mengambil keputusan juga berdampak pada beberapa rekannya, tidak terkecuali duo petahana Sauber, Bottas dan Zhou Guanyu.

Baca Juga:

Tampak jelas bahwa tidak ada pembalap yang berharap untuk bertahan di Sauber/Audi untuk 2025, meskipun masih ada kemungkinan Bottas bisa bertahan jika CEO Andreas Seidl tidak berhasil mendapatkan target utamanya, Sainz.

Di Williams, Bottas juga dikenal sebagai opsi cadangan untuk Sainz, yang telah didekati oleh prinsipal James Vowles. Pembalap Finlandia itu juga telah melakukan pembicaraan dengan Alpine dan Haas.

Namun seiring berjalannya waktu dan beberapa tim yang disebutkan di atas siap untuk menarik pelatuknya daripada terus menunggu dan kehilangan opsi terbaik, Bottas juga menyadari bahwa ia harus segera bertindak agar tidak ketinggalan.

Valtteri Bottas, Stake F1 Team Kick Sauber

Valtteri Bottas, Stake F1 Team Kick Sauber

Photo by: Andy Hone / Motorsport Images

"Saya pikir saya harus membuat pilihan dengan cepat," Bottas mengakui. "Belum ada yang ditandatangani dari pihak saya, tetapi saya masih bekerja dengan semua opsi dan harus segera bergerak.

"(Audi) bersedia menunggu untuk waktu yang lama. Tapi, saya tidak bisa selamanya, jadi tim ini jelas masih menjadi pilihan. Namun, saya rasa saya tidak punya waktu untuk menunggu terlalu lama, jadi itulah mengapa saya ingin mempercepatnya."

Ditanya oleh Motorsport.com apakah ada kemungkinan ia akan berada di pinggir lapangan, Bottas menjawab, "Saya yakin saya akan mendapatkan tempat, tetapi jelas dalam olahraga ini tidak ada yang bisa dipastikan, jadi tidak pernah ada yang 100 persen pasti sampai Anda dikontrak.

"Namun, bagaimana saya melihat situasi saat ini, saya tidak khawatir. Pasti akan ada satu atau dua minggu ke depan yang menarik."

Bottas mengatakan bahwa serangkaian perpanjangan kontrak satu tahun terakhirnya di Mercedes bersama Lewis Hamilton telah membuatnya lebih mudah untuk menangani ketidakpastian.

Valtteri Bottas, Stake F1 Team Kick Sauber C44

Valtteri Bottas, Stake F1 Team Kick Sauber C44

Photo by: Steven Tee / Motorsport Images

"Ini adalah sesuatu yang membuat Anda terbiasa," jelasnya. "Jelas itu adalah perasaan yang jauh lebih nyaman jika Anda tahu apa yang sedang terjadi, tetapi pada saat yang sama ada elemen bahwa mungkin ada sesuatu yang baru dan menarik dalam perjalanannya, itu cukup menyenangkan.

"Jika Anda melihat masa lalu saya ketika saya biasanya dikonfirmasi di tim-tim tertentu, ini masih sangat awal dalam hal musim. Jadi, jika Anda bisa melakukan banyak hal sebelum jeda Agustus, itu sudah merupakan hal yang bagus."

Zhou juga yakin bahwa ia masih bisa mendapatkan tempat untuk tahun depan, memperebutkan tempat yang sama di Haas dan Alpine dengan rekan setimnya yang lebih berpengalaman.

"Saya rasa semua tempat masih tersedia," jelasnya. "Kami sedang berdiskusi tentang masa depan saya, tapi belum ada yang pasti. Saya merasa seharusnya ada tempat untuk saya di masa depan di grid ini, tapi saya tidak tahu di mana.

"Saya tidak benar-benar ingin menjadi cadangan dan mengambil cuti satu tahun karena Formula 1, ketika Anda mengambil cuti satu tahun, sulit untuk kembali."

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya Alpine Bisa Buang Mesin Renault dan Jadi Tim Pelanggan di F1 2026
Artikel berikutnya Sainz: Semua Tim dengan Kursi Kosong Mencari Saya

Top Comments

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia