Brawn membela strategi Ferrari di Baku

Meski menjadi pemicu kecelakaan Charles Leclerc, Ross Brawn membela strategi Ferrari yang memilih menggunakan kompon medium di awal babak Q2 kualifikasi GP Azerbaijan.

Brawn membela strategi Ferrari di Baku

Setelah tampil kuat saat latihan, Ferrari menjadi yang paling diunggulkan pada kualifikasi di Baku. Di babak Q2, skuat Maranelo menjadi satu-satunya tim yang mencoba turun dengan kompon medium, dengan maksud mengambil keuntungan strategi di awal balapan.

Namun, keputusan ini justru menjadi awal dari kejatuhan Ferrari. Leclerc kesulitan beradaptasi dengan karakteristik pengereman kompon medium. Ia kemudian mengunci bannya dan menabrak dinding pembatas di Tikungan 8.

Dengan tersingkirnya Leclerc dari persaingan Q3, Vettel melaju sendirian tanpa mendapat bantuan tarikan slipstream.

Ini membuka jalan bagi Mercedes untuk mengunci baris start terdepan yang kemudian berhasil dikonversikan oleh Valtteri Bottas dan Lewis Hamilton menjadi hasil 1-2.

Baca Juga:

Kendati banyak yang menganggap bahwa Ferrari telah membuat kesalahan dengan mengganti jenis kompon di Q2, Brawn percaya bekas timnya tersebut telah melakukan hal yang tepat.

"Menurut saya, keputusan mereka untuk mencoba turun di Q2 dengan kompon medium adalah keputusan yang tepat," ucap Brawn.

"Jika Charles bisa berada di depan mereka [Mercedes] di Q3 – dan ada kemungkinan itu terjadi, dan kemudian melakukan stint pertama yang panjang, maka dia akan memiliki peluang bagus untuk finis terdepan.

“Sayangnya, meski dia sudah tampil kuat, dia harus puas finis kelima, untuk yang ketiga kalinya tahun ini. Saya ragu poin tambahan dari fastest lap akan cukup untuk menghibur dia.

"Tetapi dia telah menunjukkan tanda-tanda pembalap hebat, dan dia ditakdirkan meraih kesuksesan di masa depan."

Mobil Charles Leclerc, Ferrari SF90 di truk pengangkut

Mobil Charles Leclerc, Ferrari SF90 di truk pengangkut
1/10

Foto oleh: Mark Sutton / Motorsport Images

Charles Leclerc, Ferrari

Charles Leclerc, Ferrari
2/10

Foto oleh: Simon Galloway / Motorsport Images

Valtteri Bottas, Mercedes AMG W10, Charles Leclerc, Ferrari SF90, Lewis Hamilton, Mercedes AMG F1 W10

Valtteri Bottas, Mercedes AMG W10, Charles Leclerc, Ferrari SF90, Lewis Hamilton, Mercedes AMG F1 W10
3/10

Foto oleh: Andy Hone / Motorsport Images

Charles Leclerc, Ferrari SF90, Lewis Hamilton, Mercedes AMG F1 W10

Charles Leclerc, Ferrari SF90, Lewis Hamilton, Mercedes AMG F1 W10
4/10

Foto oleh: Zak Mauger / Motorsport Images

Charles Leclerc, Ferrari SF90

Charles Leclerc, Ferrari SF90
5/10

Foto oleh: Zak Mauger / Motorsport Images

Charles Leclerc, Ferrari SF90

Charles Leclerc, Ferrari SF90
6/10

Foto oleh: Zak Mauger / Motorsport Images

Charles Leclerc, Ferrari SF90

Charles Leclerc, Ferrari SF90
7/10

Foto oleh: Glenn Dunbar / Motorsport Images

Charles Leclerc, Ferrari SF90

Charles Leclerc, Ferrari SF90
8/10

Foto oleh: Simon Galloway / Motorsport Images

Charles Leclerc, Ferrari SF90

Charles Leclerc, Ferrari SF90
9/10

Foto oleh: Jerry Andre / Motorsport Images

Charles Leclerc, Ferrari SF90

Charles Leclerc, Ferrari SF90
10/10

Foto oleh: Jerry Andre / Motorsport Images

dibagikan
komentar
Sainz memahami situasi Mick Schumacher

Artikel sebelumnya

Sainz memahami situasi Mick Schumacher

Artikel berikutnya

Ricciardo kecewa dengan kesalahan konyolnya

Ricciardo kecewa dengan kesalahan konyolnya
Muat komentar

Tentang artikel ini

Kejuaraan Formula 1
Event GP Azerbaijan
Tim Ferrari
Tag berita f1 , gp azerbaijan
Penulis Jonathan Noble