Brawn: Warisan Schumacher masih terasa di F1

dibagikan
komentar
Brawn: Warisan Schumacher masih terasa di F1
Jonathan Noble
Oleh: Jonathan Noble
30 Des 2016 12.03

Ross Brawn, mantan kepala teknis tim Formula 1 yang juga pernah menjadi rekan dari peraih tujuh gelar juara dunia, Michael Schumacher, menganggap warisan pembalap Jerman tersebut masih dapat dirasakan di jagat F1 hingga saat ini.

Michael Schumacher, Ferrari
Race winner Michael Schumacher and Ross Brawn
Michael Schumacher, Ferrari F2004 celebrates with the Ferrari team after winning his 7th world champ
Michael Schumacher exhibition
Michael Schumacher, Mercedes GP
Michael Schumacher, Mercedes GP and Ross Brawn, Mercedes GP, Technical Director
Michael Schumacher, Mercedes GP

Tiga tahun lalu, Schumacher mengalami cedera kepala serius setelah kecelakaan saat melakukan aktivitas ski. Brawn, yang menjadi salah satu sosok kunci bersama Schumacher di era kejayaan Ferrari, merasa tim Italia tersebut dan juga Mercedes harus berhutang budi kepada legenda asal Jerman itu.

“Michael tentunya menjadi salah satu sosok yang berkontribusi besar terhadap fondasi organisasi dan struktur yang memungkinkan Mercedes meraih kesuksesan mereka,” ujar Brawn saat melakukan sesi wawancara dengan CNN. “Ia juga membantu membuat kesuksesan yang kami raih di Ferrari, dan ia kemudian melanjutkan pendekatan tersebut di Mercedes.”

Brawn menganggap konsentrasi penuh yang selalu dilakukan oleh Schumacher membuat personel dan staf lainnya juga ikut termotivasi.

Saat ditanya di mana sebenarnya kekuatan kunci Schumacher, Brawn menjawab: “Ketika Anda melihat pembalap yang selalu berkomitmen penuh seperti Michael, maka kita seperti ikut termotivasi.

“Kita merasa harus terjaga, dan tidak boleh lengah. Ketika kita memiliki seorang pembalap yang benar-benar fokus untuk meraih kesuksesan, hal tersebut akan memotivasi orang lain.

“Kehadiran Michael seolah-olah telah menjadi motivator bagi setiap orang di sekitarnya. Bagaimana ia bisa membuat atmosfer dan perasaan yang positif di dalam tim menjadi pelajaran bagi saya ketika melihat Michael.”

Ia menambahkan: “Dengan pengetahuan luas dan sikap dewasa yang dimilikinya, setiap kali ia berbincang dengan kru aerodinamika atau kru ban, hal tersebut menjadi sesuatu yang tidak ternilai. Ia menjadi tokoh penting dalam pembuatan sistem yang membantu Mercedes meraih kesuksesan mereka saat ini.”

Artikel Formula 1 berikutnya
Masa depan F1, Wurz: Bangun mobil yang aman di kecepatan 450km/j

Artikel sebelumnya

Masa depan F1, Wurz: Bangun mobil yang aman di kecepatan 450km/j

Next article

Bottas telah lakukan 'seat-fitting' mobil Mercedes

Bottas telah lakukan 'seat-fitting' mobil Mercedes
Load comments

Tentang artikel ini

Kejuaraan Formula 1
Pembalap Michael Schumacher Shop Now
Penulis Jonathan Noble
Tipe artikel Breaking news